Polresta Malang Kota Bantu Percepatan Vaksinasi hingga Sasar Sesepuh Habaib

  • Bagikan
Sesepuh habaib di Jatim, yakni Al Habaib Abdullah bin Sholih Muhammad saat menjalani vaksinasi di Polresta Malang Kota. (Foto: Humas Polresta Makota) tugu jatim
Sesepuh habaib di Jatim, yakni Al Habaib Abdullah bin Sholih Muhammad saat menjalani vaksinasi di Polresta Malang Kota. (Foto: Humas Polresta Makota)

MALANG, Tugujatim.id – Upaya percepatan vaksinasi membentuk herd immunity (kekebalan massal) turut dilakukan oleh Polresta Malang Kota. Dengan menggelar vaksinasi massal mulai Senin (12/7/2021) hingga Jumat (16/7/2021).

Ada banyak target elemen masyarakat yang disasar, mulai masyarakat umum, mahasiswa hingga organisasi pemuda dan kemasyarakatan. Sesepuh habaib di Jatim, yakni Al Habaib Abdullah bin Sholih Muhammad turut difasilitasi vaksin pada Kamis (15/7/2021) kemarin.

Hingga sejauh ini, kata Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, telah ada sebanyak 7.230 dosis vaksin yang sudah diberikan. Vaksinasi masih akan berlanjut kedepannya hingga target herd immunity di Kota Malang bisa tercapai segera.

”Masih berlanjut sampai kedepannya. Kita sudah mengajukan 5-10 ribu dosis ke Dinkes Kota Malang untuk membantu percepatan vaksin ini,” jelas pria yang akrab disapa Buher ini, Jumat (16/7/2021).

Pengajuan tambahan vaksin ini kata Buher akan berupaya dimaksimalkan kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, tak terkecuali kepada penyandang disabilitas.

”Nanti akan kita perluas lagi sasarann target vaksin bagi yang belum divalsin. Tak terkecuali untuk penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Sejauh ini, capaian vaksinasi di Kota Malang masih berkisar di angka 300 ribuan warga. Artinya, jika melihat target capaian vaksinasi sebanyak 70 persen dari total populasim masih ada tersisa sekira 200 ribu sekian warga yang belum tervaksin

Wali Kota Malang menuturkan bahwa pihaknya juga mengejar pembentukan herd immunity (kekebalan massal) melalui vaksinasi. Herd immunity, itu bisa dicapai jika 70 persen penduduk sudah divaksin.

Nah, dari total populasi mencapai 800 ribu lebih, maka sedikitnya harus ada 500 ribu jiwa yang harus divaksin. ”Dalam waktu dekat nanti akan ada serbuan vaksin. Semoga target kita membentuk herd immunity bisa segera tercapai,” harapnya.

  • Bagikan