MALANG, Tugujatim.id – Program Doktor (S3) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Negeri Malang (UM) baru dibuka pada 2025. Untuk mengawali kuliah, Prodi S3 Pendidikan Bahasa Arab UM menyelenggarakan seminar internasional pada Sabtu (02/08/2025).
Tajuk kegiatan Prodi S3 Pendidikan Bahasa Arab UM yaitu “Pengembangan Kurikulum Program Doktor Pendidikan Bahasa Arab Berbasis Teknologi Digital dan Kemitraan”. Seminar diikuti lebih dari 150 peserta. Merek berasal dari dosen pascasarjana Bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Keynote speaker-nya dari Mesir, yaitu seorang guru besar dari Assiut University sekaligus pakar kurikulum pembelajaran bahasa Arab Prof Dr Ali Abdulmohsen El-Hudaybi.
Baca Juga: Mahasiswa PPG Bahasa Arab UM Latih Guru SMAI Singosari Terapkan Augmented Reality (AR)
Prof Ali memaparkan arah baru pengembangan pendidikan bahasa Arab jenjang doktoral, integrasi teknologi digital dalam riset, hingga urgensi kerja sama ilmiah lintas negara untuk memperkuat kualitas akademik.
Acara ini juga menghadirkan para akademisi internasional, yaitu: Direktur Studi Budaya Arab Abyan University – Yaman Dr Majid Qaed Qasim Murshed, Ketua Departemen Bahasa Arab dan Studi Sosial Uni Emirat Arab Dr Nahla Ibrahim Al-Jak, hingga dosen Metode Pengajaran dan Kurikulum Mesir Dr Ihab Abdelalim Suleiman.
Para pakar menyampaikan berbagai ide dan rekomendasi strategis terkait kurikulum, terutama soal penguatan jejaring ilmiah global sebagai fondasi penting dalam pengembangan kurikulum Program Doktor PBA. Internasionalisasi ini jadi arah kurikulum nasional dalam rangka meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.
Selain itu, Prodi S3 Pendidikan Bahasa Arab UM juga memberi ruang bagi tiga mahasiswa doktoral mempresentasikan gagasannya soal pengembangan kurikulum, yaitu: Chamim Muchsin, Hasan Ansori, dan Jajang Komaluddin.
Partisipasi ini menunjukkan komitmen prodi dalam membangun atmosfer akademik yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada riset.
UM Siapkan Generasi Peneliti yang Adaptif
Ketua Program Magister dan Doktor PBA UM sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) Indonesia Prof Dr Hanik Mahliatussikah menjadi pemandu seminar dalam sambutannya, menegaskan, akan pentingnya inovasi, pemikiran transformatif, dan kepemimpinan akademik dalam menyiapkan generasi peneliti bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan global.
“Tujuan seminar internasional ini untuk menyiapkan peneliti Bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan global,” jelasnya.

UM sebagai perguruan tinggi berakreditasi Unggul, saat ini merupakan satu-satunya PTNBH yang memiliki Program Studi Pendidikan Bahasa Arab lengkap pada tiga jenjang: S1, S2, dan S3. Prodi Bahasa Arab di UM telah berdiri sejak 1965, dan pada usia yang telah matang tersebut UM memperkuat kiprahnya dengan membuka Program Doktor PBA.
“Pada tahun pertama pembukaan prodi S3 ini, UM berhasil menarik minat 34 mahasiswa baru. Capaian tersebut tidak terlepas dari reputasi UM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di bidang pendidikan. Selain itu, adanya dukungan enam guru besar yang kompeten dalam bidang bahasa Arab dan studi Islam,” imbuhnya.
Dengan mengusung slogan “Unggul dan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab,” Prodi S3 Pendidikan Bahasa Arab UM, Prof Hanik mengatakan, terus komitmen menjadi pusat rujukan akademik di tingkat nasional maupun internasional. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








