MALANG, Tugujatim.id – Tim mahasiswa PPG Prodi Bahasa Arab Universitas Negeri Malang (UM) Gelombang 2 Tahun 2024 menggelar Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR). Mahasiswa PPG Bahasa Arab UM menggelarnya di SMA Islam Al-Maarif Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (23/04/2025).
Kegiatan mahasiswa PPG Bahasa Arab UM ini merupakan respons terhadap tuntutan dunia pendidikan yang terus bergerak ke arah digitalisasi. Inovasi dalam pembelajaran kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dihadapi oleh setiap pendidik.
Baca Juga: Pamer Karya 3D, LPPM UM-Mahasiswa PPG UM Sukses Ciptakan Media Pembelajaran Berbasis AR
Pelatihan ini menghadirkan semangat kolaboratif antara kampus dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Peserta berasal dari berbagai latar belakang mata pelajaran seperti Biologi, Matematika, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan lain-lainnya.
Antusiasme peserta sangat tinggi sejak awal kegiatan. Mereka aktif bertanya, mencoba praktik langsung, hingga mendiskusikan potensi integrasi Augmented Reality ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Dalam pelatihan ini, para guru diperkenalkan dengan platform Assemblr Edu, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna menciptakan konten Augmented Reality secara praktis, tanpa perlu latar belakang desain atau pemrograman.
Melalui bimbingan langsung dari tim mahasiswa PPG Bahasa Arab UM, para peserta berhasil membuat berbagai macam media pembelajaran AR yang menampilkan gambar tiga dimensi (3D), audio narasi, dan teks interaktif. Semua karya ini dapat diakses oleh siswa dengan memindai QR code melalui ponsel.
“Dengan media ini, guru dapat menyampaikan materi pelajaran secara lebih visual, menarik, dan kontekstual,” jelas ketua pelaksana kegiatan, Harrifah Mardatillah, mahasiswa PPG UM.

Harrifah menambahkan, penggunaan teknologi seperti AR sangat cocok untuk generasi digital saat ini.
“Kami tidak bisa mengandalkan metode ceramah terus-menerus. Harus ada inovasi agar pembelajaran tidak monoton,” tambahnya.
Sementara itu, dosen penanggung jawab kegiatan Prof Dr Hanik Mahliatussikah SAg MHum menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berbagi keterampilan teknis, tapi juga menjadi ruang praktik nyata penerapan nilai-nilai pendidikan abad ke-21 seperti kolaborasi, pemecahan masalah, kreativitas, dan literasi digital.

“Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa PPG Prajabatan dengan keterampilan manajemen acara, pengembangan media, dan kerja sama lintas institusi. Ini merupakan praktik nyata dari integrasi antara teori pendidikan dan praktik lapangan,” ungkap Prof Hanik, sapaannya.
Dia juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Islam Al-Maarif Singosari Fuad Rifa’i SPd mengapresiasi pelatihan ini sebagai langkah awal penting dalam proses transformasi pembelajaran di sekolah mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Semoga guru-guru kami semakin terinspirasi untuk menerapkan inovasi dalam pembelajaran dan tidak takut untuk mencoba teknologi baru,” ujarnya.
Terlebih, SMA Islam Al-Maarif Singosari dikenal dengan tagline unik: “Jago IT, Pinter Ngaji”. Tagline ini mencerminkan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi informasi. Penggunaan AR di ruang kelas menjadi langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kemitraan antara PPG UM dan sekolah mitra. Kegiatan ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan.
Para peserta mendapatkan modul panduan lengkap, sertifikat pelatihan, serta dukungan teknis berkelanjutan melalui grup diskusi daring dan kunjungan pendampingan secara berkala.
“AR bukan sekadar hiasan teknologi. Kalau dimanfaatkan dengan baik, bisa membawa perubahan besar dalam cara guru dan siswa berinteraksi di kelas,” ujar Firstiyana selaku narasumber pelatihan ini.
Belajar Bersama Native di SMA Islam Malang
Selain pengabdian di SMAI Singosari, sebagian mahasiswa PPG Bahasa Arab UM juga mengadakan kegiatan Belajar Bersama Native di SMA Islam Malang. Kegiatan ini menghadirkan penutur asli (native speaker) dari Yaman untuk memberikan pengalaman praktik komunikasi langsung kepada para siswa.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi kolaboratif UM dengan berbagai lembaga sekolah, sekaligus memperkaya pengalaman pembelajaran bahasa Arab secara kontekstual dan autentik.
Baca Juga: LPPM UM Ikut Menapaki Jejak Perjuangan Kartini lewat Bincang Buku “Trilogi Kartini”
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi dari mata kuliah Project Kepemimpinan. Puncaknya, kegiatan ditutup dengan Gelar Karya Inovasi PPG Calon Guru yang diselenggarakan di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Senin (19/05/2025).
Acara yang mengusung tema “Rupa Raya: Rupa Karya, Dalam Raya” ini dibuka langsung oleh Rektor UM Prof Dr Hariyono. Dalam acara tersebut, setiap tim mahasiswa mempresentasikan karya inovatif dan hasil pengabdiannya di sekolah serta dampak yang ditimbulkan bagi kemajuan lembaga mitra dan masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








