• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kampung Warna Warni Jodipan, salah satu kampung tematik di Kota Malang yang sebelumnya tutup akibat kebijakan PPKM. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Kampung Warna Warni Jodipan, salah satu kampung tematik di Kota Malang yang sebelumnya tutup akibat kebijakan PPKM. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Prokes Diketati, Kampung Tematik Kota Malang Tetap Beroperasional

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Meski mulai besok (11/01/2021) Kota Malang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) alias PSBB, destinasi wisata kampung tematik akan tetap dibuka. Hanya, nantinya penerapan protokol kesehatan (prokes) akan lebih ketat.

Hal ini diungkapkan Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Ki Demang. Kendati tetap terbuka dengan kedatangan wisatawan, kapasitasnya tetap akan dibatasi. Dikurangi sebanyak 50 persen dari total kapasitas masing-masing kampung tematik.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

”Kampung wisata tetap buka, kegiatan masyarakat tetap berjalan, tapi kuota pengunjung dibatasi. Kami semua tetap mengutamakan prokes agar kesehatan dan ekonomi masyarakat tetap sama-sama berjalan,” ungkap pria yang menggagas Kampung Budaya Polowijen ini Minggu (10/01/2021).

Terkait hal ini, Demang mengatakan, juga sudah dikonfirmasi wali Kota Malang sepanjang sesuai ketentuan di SE Wali Kota terkait pencegahan penularan virus corona. Sebelumnya, ada banyak hal yang menjadi evaluasi, utamanya terkait penyelenggaraan kegiatan acara.

”Rata-rata sering gagal komunikasi, antara pihak dinas dan pengelola kampung wisata. Jadi, selama ini terkesan penilaiannya buruk. Sudah disampaikan memang harus ada izin karena menyangkut soal tanggung jawab,” terang dia.

“Jadi, ketika mengadakan event di kampung tematik harus mendapatkan izin dari PMPTSP. Mulai izin adaptasi kelaziman baru (new normal) hingga izin keramaian,” tambahnya. (azm/ln)

Tags: corona virusizin operasionalkampung jodipankampung tematikvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
LAZIS Sabilillah Resmikan 67 TPQ Binaan

LAZIS Sabilillah Resmikan 67 TPQ Binaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID