• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gangguan kesehatan mental.

Gangguan kesehatan mental yang banyak dialami remaja di Indonesia. (Ilustrasi: Canva)

Psikologi UM Tangani Gangguan Kesehatan Mental di Indonesia lewat Tri Darma Perguruan Tinggi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kondisi mental mempunyai arti penting bagi kelangsungan hidup seseorang. Munculnya gangguan kesehatan mental akan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari. Baik produktivitas maupun hubungan sosial.

Hanurawan, (2016) dari Universitas Negeri Malang (UM) dalam penelitiannya menyebut bahwa kesehatan mental dapat diartikan sebagai kondisi psikologis yang memperlihatkan kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri. Baik dalam masalah dengan diri sendiri maupun masalah yang berkaitan dengan dunia luar atau eksternal.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM
Psikologi UM atasi gangguan mental.
Psikologi UM menempati peringkat 4 fakultas psikologi di Indonesia berdasarkan Edurank. (Foto: dok edurank)

Kesehatan mental akan berpengaruh pada munculnya gangguan dan penyakit mental. Masalah mental akan membuat seseorang kesulitan membuat pilihan, bahkan memicu keinginan untuk menyakiti diri sendiri.

Jenis gangguan kesehatan mental yang ditemukan di antaranya depresi, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan bipolar, dan psikosis. Adapun penyakit mental lain seperti postpartum depression yang mungkin dialami ibu hamil hanya dialami oleh jenis pengidap tertentu.

Kasus Gangguan Kesehatan Mental di Indonesia

Dalam data yang dipaparkan oleh Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), setidaknya satu dari tiga remaja di Indonesia mengalami masalah gangguan mental. Rentang usia remaja tersebut berada dalam usia 10-17 tahun.

Survei yang diseminarkan pada 24 Oktober 2022 ini juga menyebut bahwa perbandingan itu dikomparasi dengan jumlah penduduk Indonesia usia remaja, maka jumlahnya setara 15,5 juta dan 2,45 juta remaja. Diagnosa tersebut dilakukan dengan mengacu pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Edisi Kelima (DSM-5). Panduan diagnosis gangguan mental untuk para akademisi dan psikolog.

Baca Juga: S2 Psikologi UM Segera Dibuka, Ada Kurikukum Psikologi Siber yang Pertama di Indonesia

Bila dibandingkan dengan data Kemenkes, angka jumlah masyarakat yang mengalami gangguan mental tidak jauh berbeda. Salah satunya dalam data yang terangkum pada rencana kegiatan yang diunggah oleh Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza 2020-2024.

Dalam dokumen tersebut dipaparkan data bahwa jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia mencapai 236 juta jiwa. Bila dirinci, sebanyak 6% penderitanya berasal dari kelompok usia 15-24 tahun. Artinya, sekitar 14,1 juta jiwa berasal dari usia remaja dan dewasa awal.

Penyebab Gangguan Kesehatan Mental

Lalu apa saja penyebab gangguan kesehatan mental? Mochammad Sa’id selaku akademisi Psikologi UM menjelaskan bahwa faktor penyebab munculnya gangguan kesehatan jiwa bisa bermacam-macam.

“Penyebab problem kesehatan mental bisa macam-macam ya, bisa internal bisa eksternal,” tuturnya.

Dia lalu menjelaskan faktor internal penyebab gangguan kesehatan mental muncul dari diri sendiri. Hal tersebut berkaitan dengan cara seseorang berpikir, cara kita menyikapi, merespons, suatu isu, suatu persoalan yang dihadapi.

Baca Juga: Fakultas Psikologi UM Jadi Pilihan Kuliah Terbaik, Cetak Lulusan Berdaya Saing

Selain itu, juga ada faktor eksternal yang berasal dari luar diri seseorang.

“Bisa juga kita persoalan kesehatan mental atau depresi bisa juga karena faktor lingkungan di sekitar kita. Bisa lingkungan fisik maupun lingkungan sosial yang tidak nyaman akhirnya tertekan secara psikologis,” jelas Sa’id yang juga menjabat sebagai sekretaris Departemen Psikologi UM.

Sumbangsih Fakultas Psikologi UM dalam Isu Gangguan Kesehatan Mental Masyarakat

Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Negeri Malang khususnya fakultas psikologi juga turut berperan dalam penanganan gangguan kesehatan mental di masyarakat.

Fakultas Psikologi UM sendiri memiliki 20 tenaga kependidikan, 41 dosen, dan 1 di antaranya adalah guru besar. Hal ini menjadi modal utama bagi departemen yang berdiri sejak 2000 ini untuk melaksanakan salah satu tri darma perguruan tinggi yakni pendidikan.

“Kita mengajar mahasiswa kita, mereka yang menjadi input kita, yang bisa terdidik dengan baik yang nantinya mereka bisa berkiprah di dunia kerja, berkontribusi di masyarakat, dan bermanfaat untuk bangsa dan negara,” jelas Sa’id lewat sambungan telepon.

Selain melalui pengajaran, UM juga rajin meneliti sebagai salah satu peran akademisi di bidang psikologi.

“Jadi selama ini di psikologi maupun di UM, ada dana hibah yang disediakan. Jadi, kita mengajukan proposal, jika disetujui akan meneliti,” tambah Said.

Kesehatan mental di Indonesia.
Sumbangsih Fakultas Psikologi UM dalam penanganan gangguan kesehatan mental di Indonesia lewat Tri Darma Perguruan Tinggi. (Foto: dok fpsi.um.ac.id)

Dia juga menjelaskan, hasil penelitian para akademisi Psikologi UM akan menghasilkan luaran berupa artikel yang dipublikasikan. Baik melalui jurnal ilmiah atau prosiding konferensi nasional maupun internsional.

Hal ini juga terlihat dalam pemeringkatan di mana Psikologi UM berada di peringkat 5 versi scimago institution ranking (SIR). Psikologi UM juga menempati peringkat 4 lewat pemeringkatan Edurank berdasarkan produktivitas para pengajarnya.

Selain melalui pengajaran dan penelitian, Psikologi UM juga berperan aktif dalam melakukan penyuluhan dan edukasi pada masyarakat, salah satunya tentang kesehatan mental.

“Para dosen meneliti dan terjun ke masyarakat, baik itu penyuluhan, psikoedukasi, atau bahkan misalnya test psikologi bagi masyarakat yang membutuhkan tanpa biaya atau gratis,” tambah Sa’id.

Fakultas yang memiliki dua program studi dan lima peminatan ini juga memiliki laboratorium psikologi yang dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat.

“Termasuk kita juga punya lab yang dioperasikan untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Sa’id menutup penjelasan terkait sumbangsih UM dalam penanganan gangguan kesehatan mental di masyarakat.

Tags: Artikel psikologiBerita Kampus UMBerita Kota Malang hari iniDepartemen Psikologi UMFakultas Psikologi Kampus UMFakultas Psikologi UMgangguan mentalKampus UMkesehatan mentalKota Malang hari iniMahasiswa Fakultas Psikologi Kampus UMPenanganan kesehatan mentalPsikologi UM
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Wisata Banjir Gratis.

Video Wisata Banjir Gratis Viral, Sindir Penanganan Bencana Belum Solutif di Kota Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID