PT Paragon Technology and Innovation Bersama Pondok Inspirasi Ajak Pemuda Pahami Personal Branding

PT Paragon Technology and Innovation Bersama Pondok Inspirasi Ajak Pemuda Pahami Personal Branding

  • Bagikan
Poster webinar series ke-3 Pondok Inspirasi tentang pendidikan dan dunia kerja dengan tema Know Your Potential and Optimize Your Personal Branding in Digital Era/tugu jatim
Poster webinar series ke-3 PT Paragon Technology and Innovation bersama Pondok Inspirasi tentang pendidikan dan dunia kerja dengan tema Know Your Potential and Optimize Your Personal Branding in Digital Era. (Foto: Dokumen/Fakhor Izaz W)

Tugujatim.id – Pondok Inspirasi, yayasan pengembangan diri bagi pemuda nasional, kembali hadirkan webinar series ke-3 Pendidikan dan Dunia Kerja dengan tema Know Your Potential and Optimize Your Personal Branding in Digital Era.

Webinar kali ini mengundang empat pembicara keren, di antaranya Salman Subakat, CEO PT Paragon Technology and Innovation, Dina Kamalia, Co-Founder Human Pro Development, Wilda Arginisa, Public Relation Specialist PT Paragon Technology and Innovation, dan Lanny Wijaya, LinkedIn Talent Solution Expert for Indonesia.

Pada acara itu diikuti sebanyak 567 pemuda seluruh Indonesia yang terhubung melalui ruang virtual belajar.

Salman Subakat, CEO PT Paragon Technology and Innovation, mengajak para peserta untuk mengenali diri sendiri sebelum membuat personal branding. Hal ini untuk membentuk ekosistem yang ingin dibangun agar memiliki suasana yang nyaman dan mendorong personal berkembang.

“Personal branding tidak bisa dilakukan sendiri, tapi bersama membangun ekosistem,” ujar Salman.

Selanjutnya Agus Harianto, moderator webinar tersebut, melanjutkan diskusi bersama Dina Kamalia dan Wilda Arginisa menggali personal branding dan bagaimana cara membangunnya.

“Tips untuk meningkatkan personal branding adalah pemikiran yang bertumbuh, menjadi original dan kreatif, serta konsisten,”ujar Wilda Arginisa, Public Relation Specialist.

Kemudian, Dina Kamalia mengajak peserta mengelola personal branding sesuai dengan konteks membangun karir.

“Perencanan karir diterapkan sejak dini, dengan membantu mengenali modal diri sebagai sumber personal branding, kemudian membuat peta rencana. Nantinya modal pribadi ini dihubungkan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelas Dina Kamalia, Co-founder Human Pro and Development.

Personal Branding menjadi bagian penting dari perencanaan dan perjalanan karir setiap orang. Namun hal dasar yang harus dipahami adalah mengenal diri, apa yang menjadi mimpi, bagaimana menggali keterampilan dan minat, serta selalu memegang nilai dan karakter.

Lanny Wijaya menjelaskan personal branding dari sisi platform digital LinkedIn. Media digital menjadi ruang jejaring yang sangat luas bahkan mencapai masyarakat global. Lanny juga menyampaikan peluang perekrutan karyawan yang sedang tren saat ini, yaitu orang dengan keterampilan digital (digital upscaling) di Indonesia lebih berpeluang untuk dilirik oleh perusahaan. Pesan Lanny kepada para peserta, senantiasa beradaptasi dan membuka diri untuk terus belajar adalah poin penting untuk mengembangkan karir.

Perlu diketahui bahwa Pondok Inspirasi adalah organisasi sosial pendidikan dan kepemudaan yang berdomisili di Bogor. Selain menjadi organisasi yang aktif di dunia kepenulisan ilmiah, organisasi ini juga menjadi salah satu komunitas terpilih dalam Community Challenge Kahf. Ia terpilih untuk mengikuti Girl Leadership Program bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia. Kemudian, Young Business Hub di Turki, serta mengikuti YSEALI YOUnified 2020.

Pondok Inspirasi juga mendapatkan tiga medali emas di ajang internasional Malaysia Technology Expo 2021 dan MISIIT Archimedes Russian 2021.

*Penulis adalah member Pondok Inspirasi.

  • Bagikan