MALANG, Tugujatim.id – Tugu Media Group (Tugujatim.id dan Tugumalang.id) bekerja sama dengan PT Pegadaian meluncurkan buku ‘Dari Tunai ke Cashless: Cerita Sukses PT Pegadaian Go Digital’.
Buku tersebut mengupas sejarah perjalanan panjang PT. Pegadaian dalam melakukan transformasi digital melalui peningkatan pelayanan pembayaran tunai menjadi cashless. Buku ditulis oleh dua penulis, Kepala Departemen Payment Business Development PT. Pegadaian, Kurnia Fadli dan jurnalis Tugujatim.id, Izzatun Najibah.
Dokumentasi Jejak Layanan dan Sejarah Perjalanan Transformasi Digital
“Buku Dari Tunai ke Cashless ini ditulis sebagai dokumentasi jejak layanan dan sejarah perjalanan transformasi digital di PT Pegadaian, khususnya dalam pengembangan layanan pembayaran nontunai (cashless),” kata Kurnia Fadli.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat sangat mempengaruhi perubahan segala bentuk perilaku seseorang, termasuk dalam melakukan transaksi keuangan. Oleh sebab itu, buku ini menjadi bentuk dokumentasi atas perjalanan tersebut sekaligus sebagai panduan bagi para stakeholder dalam memahami evolusi layanan cashless di Pegadaian.
“Buku ini tidak hanya sebagai dokumentasi sejarah , tetapi juga menggambarkan strategi, tantangan, serta inovasi yang telah diterapkan dalam membangun ekosistem pembayaran digital di Pegadaian,” ucapnya.

Menurut pria yang juga salah satu dosen industri Politeknik Negeri Malang (Polinema) tersebut, transformasi dan kolaborasi bersama mitra akan menunjang efisiensi PT. Pegadaian dalam memberikan layanan kepada seluruh nasabah.
Buku Cashless ditujukan terutama bagi stakeholder Pegadaian, termasuk institusi keuangan dan mitra-mitra penyedia layanan pembayaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam ekosistem digital financial services.
BACA JUGA: Fantastis! Layanan ‘Deposito Emas’ Melalui Aplikasi Pegadaian Digital Tembus 118 Kg
“Dengan begitu, kami berharap mitra dapat melihat potensi kolaborasi lebih lanjut serta terus bersinergi dalam memperkuat layanan keuangan digital di Indonesia,” terangnya.
Sumber Referensi Perjalanan PT Pegadaian Berinovasi
Selaras dengan hal itu, penulis Izzatun Najibah juga menyebut bahwa buku ‘Dari Tunai ke Cashless’ tidak hanya menunjukkan komitmen PT. Pegadaian dalam meningkatkan layanan. Tetapi, juga menjadi sumber referensi atau rujukan bagi seluruh pembaca dalam memperoleh informasi mengenai perjalanan PT. Pegadaian melakukan perubahan inovasi.
“Buku ini tidak hanya mengupas bagaimana perubahan tranformasi digital tetapi juga mindset. Sehingga dapat dibaca oleh seluruh segmen,” katanya.
Perempuan kelahiran 2000 itu mengaku bangga karena dapat terlibat dalam proyek penulisan buku “Dari Tunai ke Cashless”. Baginya, buku tersebut memberikan pemahaman di pelbagai sektor; ekonomi, digital, dan pendidikan.
“Menulis buku ini memberikan banyak tantangan kepada pemahaman saya untuk terus belajar dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar seiring pesatnya teknologi seperti saat ini,” tuturnya.
BACA JUGA: Yuk! Calon Pebisnis Sukses Merapat ke Pegadaian GadePreneur 2025
Sebagai informasi, PT Pegadaian telah berdiri selama 123 tahun sebagai perusahaan yang tumbuh dengan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah. Oleh sebab itu, Chief Technology Officer (CTO) PT. Pegadaian Mulyono Rekso turut mengapresiasi atas perilisan buku “Dari Tunai ke Cashless”.
“Buku ini bisa menjadi secuil referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui seluk beluk kami, terutama yang menggawangi Sub Direktorat Transformation Office dalam menjaga eksistensi Pegadaian dari zaman ke zaman,” jelasnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya PT Pegadaian tersebut berharap buku ini dapat menjadi artefak penting dalam sejarah perjalanan transformasi Pegadaian.
“Saya kira, buku ini juga akan menjadi motivasi tersendiri bagi generasi masa depan untuk melanjutkan kiprah yang tak kalah mentereng selanjutnya di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








