• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bayi kembar siam asal Pasuruan, Aliyah dan Aisyah usai terpisah, disambut gembira oleh para nakes RSUD Saiful Anwar Malang, pada Selasa (22/8/2023). Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Bayi kembar siam asal Pasuruan, Aliyah dan Aisyah usai terpisah, disambut gembira oleh para nakes RSUD Saiful Anwar Malang, pada Selasa (22/8/2023). Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Pulih Pasca Operasi di RS Saiful Anwar Malang, Bayi Kembar Siam Asal Pasuruan Diperbolehkan Pulang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Bayi kembar siam bernama Aliyah dan Aisyah yang telah menjalani operasi pemisahan akhirnya diperbolehkan pulang oleh tim dokter RSUD Saiful Anwar Malang, Jawa Timur, ke rumahnya di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa (22/08/2023).

Kepulangan bayi kembar siam itupun disambut gembira oleh para tenaga kesehatan (nakes) yang telah merawat keduanya di RSUD Saiful Anwar Malang.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Direktur RSUD Saiful Anwar Malang, dr Bachtiar mengatakan bahwa pihak dokter menyatakan kondisi kedua balita berjenis kelamin perempuan itu dalam kondisi baik dan sehat. “Hari ini insyaallah kondisinya baik dan sehat. Dan tim medis telah melakukan evaluasi,” ujarnya, pada Selasa (22/08/2023).

Sementara, ketua tim dokter pemisahan bayi kembar siam, dr Eko Sulistijono mengatakan bahwa alasan kuat tim dokter memperbolehkan bayi kembar siam itu pulang ke rumah karena sistem organ kedua bayi sudah normal. “Semua sistem organ bayi ini keduanya normal. Kemudian nutrisi yang kami berikan juga diterima dengan baik, tidak ada muntah, sesak nafas, bayinya juga aktif,” ungkap Eko.

Dari sisi luka operasi, pihak tim dokter juga menyatakan sudah bagus dan hanya diperlukan rawat jalan untuk perawatan lukanya. “Dari sisi luka operasinya juga sudah bagus sehingga itu bisa kami putuskan untuk dipulangkan,” tambahnya.

Sedangkan untuk perawatan di rumah, dokter Eko menyatakan bahwa tidak ada treatment khusus untuk menangani bayi Aliyah dan Aisyah. “Untuk perawatan di rumah nanti tidak ada treatment khusus, hanya nutrisi saja. Selama di sini orang tuanya juga sudah kami beri edukasi, alhamdulillah orang tua juga mengerti,” ungkapnya.

Tik dokter RSSA juga menyatakan bahwa fisioterapi diperlukan untuk kedua bayi tersebut. Karena sudah 10 bulan, bayi kembar siam itu mengalami dempet, sehingga pergerakan fisiknya terlambat. “Nanti mungkin kami lakukan fisioterapi sesuai dengan usianya, karena perkembangannya memang agak terlambat karena kondisi yang dempet selama 10 bulan,” ungkap dokter spesialis anak itu.

Tim dokter RSSA juga akan terus melakukan monitoring terhadap bayi kembar itu hingga usia mereka dua tahun. “Monitoring akan kami lakukan sampai usia dua tahun,” ungkap Eko.

Sementara, orang tua bayi kembar, Susi Sulistiyo dan Hartanto Cahyono merasa bersyukur pemisahan bayinya bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Susi mengaku tak mengetahui kalau bayi yang ia kandung merupakan bayi kembar siam. Ia baru mengetahui bayinya kembar siam dempet pada usia kehamilan 6-7 bulan.

“Saya berterimakasih sekali kepada seluruh tim medis yang telah membantu proses pemisahan bayi kembar siam saya. Saya awalnya gak tahu kalau bayinya kembar, begitu saya USG di usia kehamilan 6-7 bulan baru tahu kalau bayinya kembar dan ada kelainan dempet,” ungkap Susi

Sebelumnya, operasi pemisahan bayi kembar siam berusia 11 bulan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (12/8/2023) oleh tim multidisiplin kedokteran RSUD Dr Saiful Anwar Malang dari berbagai latar belakang klinis dengan supervisi oleh tim dokter dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, yang telah berpengalaman melaksanakan prosedur bedah serupa sebelumnya.

Operasi dimulai pukul 09.05 WIB dan kedua bayi berhasil dipisahkan pukul 10.10 WIB.

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniMalangrs saiful anwar malangRSSA Malang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
air bersih tugu jatim

Tambahan Anggaran Distribusi Air Bersih di Kabupaten Mojokerto Tak Disetujui 100 Persen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID