LUMAJANG, Tugujatim.id – Puluhan warga mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jatim, Rabu (19/11/2025). Sebanyak 40 warga dari beberapa desa di sekitar lereng Gunung Semeru mengungsi di Kantor Desa Penangga.
Para pengungsi korban erupsi Gunung Semeru mulai berdatangan sejak pukul 17.00 WIB dan mulai kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB setelah situasi dianggap aman.
Baca Juga: Jalur Piket Nol Lumajang Ditutup, Arus Lalu Lintas Dialihkan Pasca Erupsi Gunung Semeru
Kepala Desa Penanggal Cik Ono menjelaskan, para pengungsi berasal dari Desa Sumberwuluh, Dusun Kajar Kuning, Dusun Gunung Sawur, dan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Sumbermujur.
“Yang datang ke sini mulai pukul 17.00 lebih, 18.45 itu sudah mulai banyak yang datang sampai malam pukul 21.00 sudah pada pulang karena dirasa sudah aman,” ujar Cik Ono saat ditemui Tugujatim.id pada Kamis (20/11/2025).
Kondisi Para Pengungsi Baik Tak Alami Cedera
Para pengungsi pasca erupsi Gunung Semeru ini terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Sementara itu, warga Desa Penanggal sendiri tidak ikut mengungsi karena tidak terdampak langsung oleh ancaman letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Menurut Cik Ono, kondisi para pengungsi dalam keadaan baik dan tidak ada yang mengalami cedera.
“Untuk kondisi pengungsi tadi malam, mereka kondisinya baik-baik saja. Tidak ada yang terkena apa-apa, cuma karena takut, merasa daerahnya terancam, mereka mengungsi di sini,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








