• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
rambak tugu jatim

Proses mengemas kerupuk rambak squid. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Rambak Squid, Olahan Kulit Cumi-cumi yang Cocok Jadi Buah Tangan dari Tuban

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Jika biasanya kerupuk rambak terbuat dari kulit sapi maupun kerbau, kali ini berbeda. Di Tuban, tepatnya di Desa Dawung, Kecamatan Palang, terdapat sentra produksi kerupuk rambak squid atau kerupuk rambak yang terbuat dari kulit cumi-cumi.

Warga setempat, Sri Kayatin (50) mencoba memanfaatkan ikan laut yang banyak ditemui di pesisir pantai utara Tuban. Dia kerap menemui kulit cumi menjadi limbah yang tidak terpakai. “Karyawan restoran atau hotel biasanya menggunakan daging cumi saja. Kulitnya dianggap limbah,” jelasnya, pada Selasa (20/9/2022).

You might also like

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM
Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

29/05/2026 8:14 PM

Maka, Sri Kayatin mencoba berinovasi. Dia merendam kulit cumi kering dengan bumbu campuran bawang putih, garam, dan bumbu rahasia lainnya. Setelah itu, kulit cumi dikeringkan kembali.

rambak tugu jatim
Sri Kayatun menggoreng krupuk rambak mentah yang sebelumnya sudah direndam dengan cairan bumbu. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Upayanya berhasil. Lahirlah kerupuk rambak cumi dengan merek D’Kayateen. Dibanderol dengan harga Rp15 ribu per 80 gram. Kuliner ini cocok disantap sebagai camilan maupun lauk pauk.

Sri Kayatin juga menjual kerupuk rambak squid yang masih mentah seharga Rp75 ribu. Cocok menjadi buah tangan untuk keluarga tercinta.

Untuk pemasaran, dia fokus menjual di Tuban dan daerah sekitarnya. Dia belum berani mengirim ke luar kota karena terkendala barang baku dan tenaga produksi yang terbatas. Sehari-hari dia hanya dibantu 2-4 orang tetangganya dalam produksi rambak cumi. “Khawatir nanti permintaan banyak, saya tidak bisa mencukupinya. Jadi saya batasin,” terangnya

rambak tugu jatim
Proses mengemas kerupuk rambak squid. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Pembeli kerupuk rambak squid, Syaiful Adam mengaku sengaja datang dari Kecamatan Jenu ingin merasakan kerupuk rambak Squid. Dia ingin membandingkan rasanya dengan kerupuk rambak lainnya.

Setelah memakannya, pria yang suka dengan masakan renyah dan pedas ini mengatakan bahwa rasa kerupuknya beda. “Jika kerupuk rambak kulit sapi ada rasa nyangkut di tengggorakan, kalau ini tidak. Dan rasa bumbunya lebih terasa. Tak hanya itu, yang paling mencolok tidak amis,” ucapnya.

Tags: Oleh-oleh Tubanrambakrambak squid
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Tuban

UMKM Perempuan di Tuban Mulai Berkembang Lewat Pendampingan Usaha

by Mochamad Abdurrochim
25/05/2026 4:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah pelaku usaha rumahan perempuan di Tuban mulai menunjukkan perkembangan usaha setelah mendapat pendampingan berkelanjutan melalui program...

Next Post
basarnas tugu jatim

Basarnas Hentikan Pencarian Mahasiswa Asal Pasuruan yang Hilang di Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID