• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tembok Griya Shanta.

Ratusan massa demo mendesak pemkot tegas segera membongkar tembok Griya Shanta di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Ratusan Massa Minta Bongkar Tembok Griya Shanta Malang, Ini Tuntutan soal Jalan Alternatif Candi Panggung

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ratusan massa dari Aliansi Pro Publik demo di depan Bali Kota Malang, Selasa (25/11/2025). Mereka mendesak Pemkot Malang segera membongkar tembok Griya Shanta untuk menuntaskan jalan alternatif Candi Panggung.

Sambil berorasi, mereka menyampaikan aspirasi pasca munculnya polemik pembongkaran tembok Griya Shanta untuk akses jalan alternatif. Selain itu, mereka mengekspresikan diri dengan membakar ban bekas.

You might also like

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

12/06/2026 9:55 AM
Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

11/06/2026 6:47 PM

Baca Juga: Pembongkaran Tembok Jalan Tembus Candi Panggung Kota Malang Tuai Penolakan Warga

“Kami beraksi agar Pemkot Malang tindak tegas dalam membongkar tembok Griya Shanta untuk mengurai kemacetan di Jalan Candi Panggung,” kata koordinator lapangan aksi Ardany.

Dia mengatakan, jika pembongkaran tembok Griya Shanta untuk membangun akses jalan tembus atau jalur alternatif, maka pemkot harus segera melakukannya.

Tembok Griya Shanta Malang.
Massa membawa tuntutan saat demo di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Kami beri Pemkot Malang waktu 5×24 jam untuk membongkar tembok Griya Shanta,” tegasnya.

Ardany mengungkapkan, Jalan Candi Panggung selama ini menjadi jalur alternatif ke Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) dari wilayah Dinoyo dan juga Karangploso, begitu pun sebaliknya.

“Catatan dishub, derajat kejenuhan mencapai angka 1 sehingga diperlukan alternatif jalan untuk mengurai kemacetan di sana,” ujarnya.

4 Sikap Aliansi Pro Publik:

1. Meminta ketegasan Pemkot Malang untuk segera membongkar tembok penghalang jalan umum untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas antar wilayah agar konflik antar warga tidak berlarut larut.

Selain itu, pemerintah yang menjalankan amanat kepentingan umum tidak boleh kalah dengan kepentingan pribadi ketua RW atau sekelompok kecil yang menolak dan ingin eksklusif tanpa memikirkan hak warga lainnya agar tidak menjadi preseden buruk kewibawaan pemerintah.

2. Mendesak Pemkot Malang untuk membongkar tembok penghalang jalan umum paling lambat 5×24 jam, jika tembok tidak segera dibongkar maka warga yang akan membongkar sendiri.

3. Menindak tegas pihak yang melakukan provokasi kepada warga Griya Shanta untuk melancarkan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu dan menghalangi publik untuk menerima haknya sesuai dengan Pasal 667 KUHP Perdata, Pasal 668 KUHP Perdata, dan Pasal 192 KUHP.

4. Meminta Pemkot Malang untuk memperhatikan mobilitas pendidikan yang efektif sebagai Kota Pendidikan dan kota untuk semua kalangan.

Sementara itu, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso mewakili wali Kota Malang menyambut langsung para peserta aksi. Dia menyebut siap menampung aspirasi masyarakat.

Tembok Griya Shanta di Malang.
Suasana panas demo di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Prinsip kami dalam membangun pasti berpedoman pada peraturan perundang-undangan. Baik penataan fasum fasos, sinergitas PSU antar lingkungan perumahan permukiman. Itu diatur dalam Perda Tata Ruang dan Perda Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kami tentu juga mendengar aspirasi masyarakat. Tentu ekseskusi pembangunannya sesuai tahapan yang telah diatur,” imbuhnya.

Menurut dia, Pemkot Malang memiliki kewenangan untuk menata wilayah yang tentunya berpedoman pada regulasi yang ada, termasuk menertibkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aliansi Pro PublikBerita Kota Malang hari iniJalan Candi Panggung Kota MalangKota Malang hari iniMalangPembongkaran Tembok Griya Shanta
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

by Dwi Linda
12/06/2026 9:55 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ruas Tol Jombang-Mojokerto (Tol Jomo) kembali menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang merenggut nyawa. Satu orang dilaporkan...

Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

by Dwi Linda
11/06/2026 6:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, geger dengan penemuan mayat bayi perempuan yang ditemukan di...

Pantai Pangi.

3 Santri Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar saat Outing Class, Satu Korban Hilang

by Dwi Linda
11/06/2026 4:40 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak tiga santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Markas Quran Kabupaten Kediri terseret ombak besar di Pantai...

Mobil di Surabaya.

2 Mobil di Surabaya Tercebur dan Terjun dalam Sehari, Pemicu Pengemudi Sama-Sama Diduga Hilang Kendali

by Dwi Linda
09/06/2026 7:38 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dua kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pribadi terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Surabaya, Jawa Timur,...

Next Post
Guru Pasuruan.

Kisah Guru Pasuruan Nur Aini Curhat ke Cak Sholeh, Bupati: Ayo Diskusi agar Tidak Diprank

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID