• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Virus PMK.

Ratusan sapi di Mojokerto terjangkit PMK. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Ratusan Sapi Diserang Virus PMK, Peternak di Kabupaten Mojokerto Ketar-ketir

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) menjangkiti hewan ternak, khususnya sapi di Kabupaten Mojokerto. Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto mencatat bahwa sapi terjangkit virus PMK tembus hingga 241 kasus.

Data ini berdasarkan screening yang dilakukan sejak 2-29 Desember 2024. Sementara, dari angka 241 ekor tersebut, terdapat 13 ekor hewan mati, 9 ekor harus mengalami potong paksa, serta 219 ekor lainnya mendapat pengobatan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Rekomendasi Cafe Kekinian di Tuban: Muda Mudi Cafe Jadi Tempat Nongkrong Hits dan Estetik Favorit Anak Muda

Penyebaran kasus virus PMK ini terlihat di 15 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Selain itu, terdapat tiga kecamatan yang masih nihil laporan kasus PMK, yaitu Sooko, Kemlagi, dan Ngoro.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Disperta Kabupaten Mojokerto Tutik Suryaningdyah mengatakan, penyebaran virus PMK bisa terjadi melalui perantara udara maupun benda terkontaminasi. Belakangan, daerah Mojokerto dilanda cuaca ekstrem. Menurut Tutik, hal tersebut berdampak terhadap kesehatan hewan ternak.

“Cuaca ekstrem tersebut membuat hewan mudah stres, daya tahan tubuh juga mudah menurun. Bila daya tahan tubuh menurun, maka mudah terserang penyakit. Hujan juga masih cukup sering terjadi, cahaya matahari kurang, kuman menjadi lebih cepat menyebar,” ungkap Tutik, Jumat (03/01/2025).

Beragam upaya sudah dilakukan guna menekan penyebaran PMK, seperti pemberian obat-obatan terhadap hewan ternak hingga mitigasi penyebaran. Meski demikian, upaya menekan penyebaran virus PMK juga membutuhkan peran aktif peternak sendiri. Seperti menjaga kebersihan kandang maupun pemberian nutrisi atau makanan yang baik.

Baca Juga: Nonton Film Animasi Zanna: Whisper of Volcano Isle di Awal 2025: Petualangan Seru Anak-Anak Liburan bareng Keluarga

Terpisah, peternak sapi asal Cendoro, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, yakni Nurul mengaku dirinya khawatir bila wabah PMK tak kunjung usai.

“Waswas juga. Kemarin-kemarin hilang (wabah PMK). Ternyata kok datang lagi,” terang Nurul yang mengaku mempunyai dua ekor sapi ini.

Nurul berharap wabah PMK cepat usai supaya peternak tidak merugi. Selain itu, wanita berusia 49 tahun ini juga lebih meningkatkan kesadaran akan kebersihan kandangnya.

“Semoga cepat selesai. Kasihan kami para peternak,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniKasus PMK di Mojokerto 2025Sapi di MojokertoVirus PMK di Mojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Bangunan MCK.

Bangunan MCK di Pesisir Tuban Rusak Parah Diterjang Gelombang Besar, Warga Terpaksa Cari Fasilitas Alternatif

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID