Rayakan Natal Hybrid, Menkominfo Johnny Ajak Umat Kristiani Kuat Hadapi Pandemi - Tugujatim.id

Rayakan Natal Hybrid, Menkominfo Johnny Ajak Umat Kristiani Kuat Hadapi Pandemi

  • Bagikan
Menkominfo Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Menkominfo Johnny G. Plate (kanan) saat perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo RI yang berlangsung secara hybrid dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (11/01/2022). (Foto: Dokumen)

JAKARTA, Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 melanda Indonesia selama 2 tahunan. Karena itu, momentum perayaan Natal dan tahun baru berlangsung secara ketat. Di tengah kondisi itu, Menkominfo Johnny G. Plate mengajak umat Kristiani seluruh Indonesia, khususnya di lingkungan Kementerian Kominfo, tidak menyerah dan tetap kuat menghadapi pandemi.

“Dalam situasi dan kondisi seperti ini, kami umat Kristiani, apalagi umat Kristiani di Kementerian Kominfo dituntut untuk tidak boleh menyerah tapi mesti dan harus menjadi pribadi yang kuat,” ujarnya dalam perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo RI yang berlangsung secara hybrid dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (11/01/2022).

Menurut Johnny, meski perayaan Natal berlangsung di tengah pandemi, dalam dua terakhir Indonesia mengalami berbagai perubahan di segala bidang kehidupan, terlebih di sektor teknologi informasi dan komunikasi.

“Umat manusia di lingkungan global, lingkungan nasional sampai di lingkungan terkecil di keluarga didorong untuk melakukan migrasi besar-besaran dari aktivitas fisik ke aktivitas virtual, dari physical space ke virtual space,” tuturnya.

Menkominfo Johnny menjelaskan, perayaan Natal dalam situasi pandemi juga menuntun umat Kristiani pada suatu jalan iman bahwa kebesaran Tuhan senantiasa hadir di antara umat manusia.

“Karena itu, rekan-rekan keluarga besar Kominfo patut bersyukur kepada Tuhan bahwa berkat kerja keras pemerintah bersama keterlibatan berbagai pemangku kepentingan nasional pusat dan daerah, berpartisipasi seluruh komponen masyarakat, keseluruhan pentahelix nasional dalam semangat persaudaraan yang kokoh, kita berada dalam keadaan yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.

Kendalikan Pandemi Covid-19

Mengutip data statistik bulan Juli 2021 lalu, Menkominfo Johnny menyatakan, tingkat penularan Covid-19 di Indonesia lebih dari 56 ribu orang. Menurut perkiraan dan analisis para ahli epidemi dan pandemi, Menkomifo menyebutkan situasi itu memungkinkan penularan bahkan bisa sampai di angka 300-400 ribu per hari.

“Dan apabila itu terjadi, maka seluruh sistem kesehatan dan sistem bernegara kita kolaps. Tapi, berkat kerja kolaborasi, iman, doa dan keyakinan yang teguh, koordinasi dan kegotongroyongan kita secara nasional di bawah leadership Presiden Bapak Joko Widodo, hari ini kita menjadi salah satu bangsa yang sangat sedikit di dunia yang mampu mengendalikan pandemi Covid-19. Terlepas dari munculnya varian baru Omicron yang juga saat ini menjadi perhatian serius kita,” ujarnya.

Menteri Johnny menegaskan, tugas bersama seluruh komponen anak bangsa, terutama umat Kristiani agar bersama-sama mengambil bagian untuk mengatasi masalah kesehatan akibat pandemi Covid-19. Dengan harapan segera masuk ke fase endemi, dan pemulihan ekonomi nasional.

Menkominfo Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Menkominfo Johnny G. Plate. (Foto: Dokumen)

“Kita menjadi bangsa yang cukup cerdas, cukup cepat, adaptif, egaliti-nya tinggi menghadapi pandemi Covid-19. Dengan apa? Di tengah tekanan yang luar biasa di dunia ini, Indonesia berhasil mencapai capaian-capaian yang kita tidak perkirakan sebelumnya,” jelasnya.

Menkominfo mengakui, dalam situasi yang begitu berat, akan muncul pesismisme dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun dalam tataran makro, berbagai capaian nasional, khususnya di sektor perekonomian memberikan catatan yang luar biasa.

“Perekonomian kita terjadi, ekspor, impor, devisa negara, neraca perdagangan, neraca pembayaran bahkan penerimaan fiskal kita jauh lebih baik sebelum pandemi. Kalau kemampuan ini kita pertahankan dan kegotongroyongan kehidupan kebangsaan kita bisa dipertahankan terus. Atas berkat Tuhan, niscaya bangsa ini akan kembali tegak berdiri dan maju dalam lompatan-lompatan yang luar biasa,” tandasnya.

Cinta Kasih

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Johnny menyampaikan arti penting memancarkan cahaya keteladanan dan menggemakan bahasa penuh kesejukan, damai, keadilan dan cinta kasih.

“Saya hadir di sini sudah tiga orang yang ngomong cinta kasih. Pak Pendeta ngomong cinta kasih, Romo ngomong cinta kasih, di teks saya juga ngomong tentang cinta kasih. Itulah pertautan dan pertemuan nilai-nilai Kristianitas,” ujarnya.

Menurut Menkominfo, dalam cinta kasih, bahasa yang menyapa dalam semangat persaudaraan sejati diantara umat manusia, tidak berbicara tentang agama Kristen, agama Katolik, maupun agama dan sekte atau kelompok denominasi.

“Persaudaraan sejati di antara umat manusia seperti yang disampaikan Pak Pendeta, keseluruhan ciptaan yang disebut umat manusia sebagai anak-anak Allah di bumi. Karena itu, momentum Natal selalu disambut dengan penuh iman dan dirayakan dengan penuh rasa syukur atas kehadiran sang juru selamat Imanuel Yesus Kristus di tengah umat manusia. Kelahiran Yesus Kristus adalah wujud keberpihakan dan kebesaran cinta Allah kepada umat manusia, kepada anak-anak Allah dalam ungkapan Immanuel beserta kita,” ungkapnya.

Perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo, turut hadir Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Latif, Juru Bicara Dedy Permadi, Staf Khusus Rosarita Niken Widiastuti dan Philip Gobang.

Dalam Ibadah Natal, khotbah disampaikan oleh Pendeta Poltak YP Sibarani dan Pesan Natal oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Wali Gereja Indonesia Romo Stevan Lalu Pr.

Menteri Johnny juga memberikan santunan kepada perwakilan Panti Asuhan Bhakti Kasih Mandiri serta petugas kebersihan dan petugas keamanan di lingkungan Kementerian Kominfo. (Ads)

  • Bagikan