Rektor Unisma Prof Maskuri: Dr Aqua Dwipayana Manusia Langka - Tugujatim.id

Rektor Unisma Prof Maskuri: Dr Aqua Dwipayana Manusia Langka

  • Bagikan
Dari kiri, istri Rektor Unisma Rausana, Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana, dan Rektor Unisma Prof Maskuri MSi saat menerima buku trilogi pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Dari kiri, istri Rektor Unisma Rausana, Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana, dan Rektor Unisma Prof Maskuri MSi saat menerima buku trilogi pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr H. Maskuri MSi menilai Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana sebagai manusia langka. Penilaiannya itu disampaikannya saat pria asal Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), itu memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di kampusnya pada Kamis lalu (18/11/2021).

Suami dari Rausana itu memberikan penilaian tersebut karena saat melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Unisma, Dr Aqua melakukannya dengan ikhlas tanpa dibayar. Hal yang selama ini jarang terjadi.

“Unisma sangat bersyukur dan beruntung sekali karena Dr Aqua datang ke sini untuk berbagi ilmu dan pengalaman secara gratis. Tidak mau dibayar. Hal serupa bakal dilakukan Pak Aqua saat secara bertahap memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada seluruh mahasiswa Unisma yang jumlahnya sekitar 16 ribu orang,” ungkap Maskuri.

Saat melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Unisma, selain gratis, Dr Aqua memberikan hadiah kepada dua pegawai untuk jalan-jalan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Yogyakarta bersama keluarganya. Kebiasaan seperti ini sudah sering dilakukan pembicara laris tersebut.

Dr Aqua tak henti-hentinya memantik semangat orang-orang di sekitarnya lewat materi “The Power of Silaturahim”.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana memotivasi citivas academica Unisma pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana memotivasi citivas academica Unisma pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Di sela-sela kesibukan memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kali ini, giliran civitas academica Universitas Islam Malang (Unisma) turut mendapatkan ilmu dan pengalaman dari sosok penulis buku “super best seller” trilogi The Power of Silaturahim tersebut.

Senang Berbagi di Unisma

Prof Maskuri mengaku tersanjung dengan berkenannya Dr Aqua memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada civitas academica, termasuk belasan ribu mahasiswa Unisma, mulai dari mahasiswa baru hingga yang akan lulus.

“Beliau siap untuk nge-charge (mengisi¬† semangat) dosen, tenaga pendidik atau pegawai hingga mahasiswa Unisma yang jumlahnya 16 ribu, tanpa meminta imbalan apa pun. Bahkan siap memberikan motivasi kepada mahasiswa baru hingga calon alumni Unisma ketika akan dilepas nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Dr Aqua mengaku senang bisa berkunjung dan berbagi di kampus Unisma. Dijelaskan bapak dua anak ini, Unisma yang dulu jauh berbeda dengan sekarang. Saat ini lebih megah dan berkembang pesat.

Rektor Unisma Prof Maskuri MSi saat memberikan sambutan di acara Sharing Komunikasi dan Motivasi citivas academica Unisma pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Rektor Unisma Prof Maskuri MSi saat memberikan sambutan di acara Sharing Komunikasi dan Motivasi citivas academica Unisma pada Kamis (18/11/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Malang/Tugu Jatim)

“Sewaktu saya masih kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 1988, kampus Unisma sederhana sekali. Sekarang penampilan gedung-gedungnya sudah megah dan berkembang pesat,” ungkap Dr Aqua.

Hal yang sama sebelumnya disampaikan Dr Aqua kepada Prof Maskuri saat mereka jalan kaki dari gedung rektorat ke gedung auditorium tempat berlangsungnya acara Sharing Komunikasi dan Motivasi. Mantan wartawan di banyak media nasional tersebut menyampaikan pendapatnya tentang Unisma waktu itu.

“Dulu waktu Pak Aqua masih kuliah di UMM gedung Unisma seperti bangunan SD ya. Kondisinya berbeda jauh dengan sekarang,” ujar Prof Maskuri yang sejak jadi Rektor Unisma pada 2014 “menyulap” gedung-gedungnya jadi megah.

Dr Aqua juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Prof Maskuri karena beberapa kali menyebut Dr Aqua dengan sebutan “yang mulia”.

“Saya baru kali ini, dimuliakan oleh kampus yang bukan almamater saya,” pungkas alumnus UMM itu.

Sebelumnya Dr Aqua sudah pernah Sharing Komunikasi dan Motivasi di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air, antara lain di Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, dan Universitas Telkom. Namun di UMM belum pernah.

“Justru di almamater saya UMM, saya belum pernah Sharing Komunikasi dan Motivasi. Jadi meski saya bukan alumnus Unisma, namun perguruan tinggi swasta terbaik di Malang Raya ini lebih melihat potensi saya dan memberi penghargaan atas hal tersebut. Terhadap hal itu saya sangat mengapresiasi Unisma dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Maskuri,” tutur Dr Aqua.

Optimalkan Alumni

Prof Maskuri tidak hanya merencanakan Dr Aqua melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada civitas academica Unisma termasuk 16 ribu mahasiswa, tetapi juga akan mengagendakan hal yang sama kepada seluruh perguruan tinggi yang berada di bawah Nahdatul Ulama (NU). Dia melakukan itu dalam kapasitasnya sebagai Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi milik NU.

“Luar biasa cara Pak Maskuri memuliakan saya. Tidak hanya diundang Sharing Komunikasi dan Motivasi di Unisma, tetapi insyaa Allah juga melaksanakan hal serupa di semua perguruan tinggi milik NU. Saya sangat bersyukur atas amanah tersebut,” tambah Dr Aqua.

Kepada semua Rektor perguruan tinggi milik NU, Prof Maskuri akan menginfokan tentang Dr Aqua dan kesediaannya memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi pada civitas academica masing-masing universitas. Kemudian menjadwalkannya sesuai dengan keluangan waktu anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) Pusat itu.

Dr Aqua berpesan kepada para dosen dan tenaga pendidik yang hadir untuk bisa menilai mana alumni yang berpotensi dan mengoptimalkan kemampuan mereka buat almamaternya. Hal tersebut sangat penting untuk memajukan perguruan tinggi tempatnya kuliah dulu.

“Akomodasi. Lihat mana alumni yang berpotensi. Muliakan mereka. Beri rasa syukur pada mereka. Karena saya tidak suka dengan kata-kata bangga, tapi saya ganti dengan rasa syukur,” sambungnya.

Caranya, tegas Dr Aqua, yakni dengan merangkul alumni berpotensi itu untuk kembali ke kampus dan memberi kesempatan untuk terus berkontribusi.

“Saya yakin mereka akan all-out, lillahitaalah dan adik-adik tingkatnya akan punya rasa syukur juga memiliki senior yang sukses,” pungkas Dr Aqua. (*)

  • Bagikan