MALANG, Tugujatim.id – Renovasi Stadion Kanjuruhan Malang hampir rampung. Progress renovasi stadion yang didominasi warna biru putih tersebut sudah mencapai 99,5 persen.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Diana Kusumastuti dalam kunjungannya mengatakan, secara keseluruhan hasil renovasi Stadion Kanjuruhan sudah memenuhi standar.
“Mohon dipercepat untuk penyelesaian monumen dan landscapenya dirapikan. Ditambahkan juga pohon yang tinggi misalnya bambu di area monumen agar lebih hijau dan asri,” ujar Diana.
Ia juga berpesan agar kawasan Gate 13 tetap dipertahankan sesuai dengan kondisi eksisting. Akan tetapi, penambahan proteksi tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya insiden.

“Untuk railing di Gate 13, mohon dipertahankan. Namun bisa ditambahkan proteksi misalnya dengan pagar besi supaya ke depannya tidak ada penonton yang bersandar ke railing tersebut,” kata Diana.
Renovasi Stadion Kanjuruhan dilakukan sebagai tindak lanjut atas terjadinya Tragedi Kanjurugan pada 1 Oktober 2022 lalu. Berdasarkan hasil evaluasi teknis, bangunan Stadion Kanjuruhan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar teknis bangunan gedung dan belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Pelaksanaan renovasi dimulai pada 4 September 2023 dengan alokasi anggaran sebesar Rp357,84 miliar.
“Lingkup pekerjaan renovasinya meliputi pembongkaran stadion, renovasi bangunan stadion, landscape, renovasi track atletik dan lapangan sepak bola, serta mechanical, electrical, dan plumbing,” terang Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Airyn Saputri Harahap.

Stadion Kanjuruhan yang seluas 3,4 hektare ini memiliki kapasitas 21.603 penonton. Tribun barat terdiri dari area VVIP yang berisi 108 kursi, area VIP dengan 2.465 kursi, area untuk media dengan 134 kursi, serta area disabilitas dengan 16 kursi. Kemudian tribun umum terdiri dari tribun umum dengan 4.352 kursi, serta tribun utara dan tribun selatan yang masing-masing memiliki 7.264 kursi.
“Diharapkan, Renovasi Stadion Kanjuruhan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan penonton, baik dari segi jalur evakuasi, konstruksi, kelistrikan, dan prasarana keamanan,” tutup Airyn.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko








