• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petualangan Don Quixeto tugu jatim

Cover buku Petualangan Don Quixeto.

Resensi Buku: Petualangan Don Quixeto Karya Miguel de Cervantes

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Petualangan Don Quixote adalah salah satu literatur klasik terbaik dunia. Karya Meguel de Cervantes ini terbit pertama kali dalam bahasa Spanyol pada 1605.

Pada awal abad 20, novel ini dijuluki sebagai “novel modern pertama”, walaupun pada awal penerbitan, buku ini dianggap aneh pada masanya. Karya ini sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia.

You might also like

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

19/06/2026 10:15 AM
Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM

Buku ini berkisah tentang seorang petani tua yang memiliki hobi membaca buku kepahlawanan. Seorang Alonzo Quinjano yang karena dampak membaca bukunya, tergila-gila untuk menjadi seorang kesatria.

Don Quixote de La Manca (Don Quixote dari La Mancha) adalah sebuah gelar yang disematkan sendiri pada dirinya atas kegilaannya untuk menjadi seorang kesatria. Dengan kudanya yang dia juluki Rozinante, beserta pengawal setianya Sancho Panza, dia memulai kisahnya menjadi seorang kesatria pengelana.

Tak ketinggalan pula seorang wanita idamannya yang dia juluki sebagai Dulcinae del Toboso (Kekasih Hati dari Tolboso), menjadikan dia selalu bersemangat dan memotivasi untuk selalu berjuang atas apapun yang dia perjuangkan.

Don Quixote adalah seorang pahlawan kesiangan yang karena kelimunan imajinya perihal kepahlawanan, menganggap atas apa yang ia lihat sebagi sebuah kisah kepahlawanan. Namun sejatinya kisah petualangannya adalah suatu hal yang penuh kegilaan bahkan tidak masuk akal.

Belajar dari kisah Don Quixote, bahwa kita tidak bisa memandang sesuatu secara tekstual yang dikuatkan dalam alam pikiran menjadi kontekstual yang berujung pada imajinasi. Novel ini relate sekali dengan kondisi sekarang ini. Di mana sekarang dikenal dengan istilah flexing yang muncul karena semua imaji yang diwujudkan akan hasrat dan ambisi.

Dengan sebuah alur yang luar biasa, menjadikan buku ini menjadi salah satu bacaan wajib yang wajib dibaca.

Judul buku : Petualangan Don Quixeto
Penulis : Miguel de Cervantes
Penerbit : Immortal Publisher
Tahun terbit : 2017
Tebal : 123 halaman
Bahasa : Indonesia
Kategori : Fiksi
ISBN : 978-602-6657-62-6
Harga : Rp35.000,00

Tags: buku Petualangan Don QuixetoPetualangan Don Quixetoresensi buku
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Next Post
malang tugu jatim

3 Lampu Lalu Lintas di Malang Terpantau Mati

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID