• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana di Wisata Heritage Kajoetangan Kota Malang yang dibalut suasana Lebaran yang dikemas dalam event Riyayan Nang Kajoetangan. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)

Suasana di Wisata Heritage Kajoetangan Kota Malang yang dibalut suasana Lebaran yang dikemas dalam event Riyayan Nang Kajoetangan. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)

Riyayan Nang Kajoetangan, Menikmati Suasana Lebaran di Wisata Heritage Kota Malang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kota Malang tak hanya menampilkan wajah gemelap nan modern, namun juga wajah klasik nan antik. Wajah antik itu dapat dilihat di Kampoeng Heritage Kajoetangan, yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmad, Kayutangan, Kota Malang. Kampung yang diresmikan menjadi wisata heritage pada April 2018 silam ini sangat cocok bagi anda yang hobi melihat koleksi barang antik.

Siapa yang tak kenal Kayutangan, kawasan yang dulunya merupakan jantung kota pada masa kolonial Belanda. Hal ini dapat dilihat dari sekitar 20-an rumah dengan desain pintu besar dan jendela khas zaman Belanda, pagar rumah lebar yang biasanya difungsikan sebagai dudukan. Kini rumah-rumah tersebut tercatat sebagai warisan budaya.

You might also like

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

19/07/2026 10:45 AM
Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

17/07/2026 6:24 PM

Nuansa klasik tidak hanya dilihat dari desain dan koleksi perabotannya saja. Di sini terdapat pula makam Mbah Honggo Koesumo. Dikenal sebagai guru spiritual Bupati pertama Malang, R. T. Notodiningrat, beliau juga merupakan seorang keturunan kerajaan Majapahit. Cocok pula bagi anda yang menyukai wisata religi dan spritual.

Potret toko jamu Air Mancur yang berlokasi di tengah-tengah Kampoeng Kajoetangan. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)
Potret toko jamu Air Mancur yang berlokasi di tengah-tengah Kampoeng Heritage Kajoetangan. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)

Menjadi favorit wisatawan karena keunikannya, Kampung Kajoetangan ini juga menawarkan keunikan lain yang hanya bisa dinikmati sekali dalam setahun. Sehubungan dengan aroma lebaran yang perlahan mulai memudar, bersamaan pula dengan Hari Peringatan Lingkungan Hidup Sedunia, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampoeng Heritage Kajoetangan menggelar Riyayan Nang Kajoetangan. Acara ini merupakan event tahunan dan menjadi tradisi lebaran bersama seluruh keluarga besar kampung ini, diselenggarakan pada Sabtu, (5/6/2021) kemarin.

Acara riyayan dibungkus dengan beberapa agenda, di antaranya; susur kampung, pengenalan produk Ondebox khas Kampoeng Kajoetangan, wisata kuliner lawas dan penampilan musik keroncong. Nuansa kuno dari kampung semakin tergambar jelas ketika warga kampung kompak mengenakan dresscode kebaya-jarik, lengkap dengan segala atribut tradisional khas Jawa Timur.

Mila Kurniawati selaku Ketua Pokdarwis Kampoeng Heritage Kajoetangan, mengungkapkan bahwa Riyayan Nang Kajoetangan merupakan event tahunan yang bertujuan untuk sosialisasi sekaligus mempromosikan destinasi wisata satu ini. Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Malang, Camat Klojen, Kakang-Mbakyu Kota Malang, Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Malang, Pendamping Kampoeng Heritage Kajoetangan, dan beberapa Akademisi yang tengah melakukan pengabdian.

Kakang dan Mbakyu Kota Malang berfoto bersama saat hendak menyantap hidangan tradisional di Kampoeng Heritage Kajoetangan, Kota Malang. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)
Kakang dan Mbakyu Kota Malang berfoto bersama saat hendak menyantap hidangan tradisional di Kampoeng Heritage Kajoetangan, Kota Malang. (Foto: Novia Anjaswari/Tugu Jatim)

“Kalau ada acara seperti ini, warga bergerak semua. Jadi nuansa kekeluarga semakin kuat,” jelas perempuan 40 tahun tersebut saat diwawancari selepas acara.

Acara yang berlangsung setengah hari tersebut diselenggarakan sesuai protokol kesehatan dan menerapkan pembatasan kuota pengunjung, dan undangan sebagai upaya memutus persebaran Covid-19. Meski demikian, hal ini tidak menghilangkan kemeriahan acara tersebut.

“Karena masih masa padenmi, jadi kami tidak menyebar banyak undangan. Semoga event bulan Oktober mendatang, pandemi sudah selesai jadi akan lebih banyak lagi yang bisa berpartisipasi dan menikmati acara ini,”imbuhnya.

Pengunjung dapat menyewa sepeda ontel apabila malas berjalan kaki, dapat pula berswafo, nongkrong di warkop, dan menikmati duduk-duduk di samping jembatan yang dilukis dengan estetik. Pengunjung pun dapat merasakan keramah-tamahan warga kampung disetiap teras rumah. Senyum dan sapaan hangat akan membelai gendang telinga tatkala kita menyusuri setiap jalanan di Kampung wisata satu ini. Bagaimana? Tertarik berkunjung ke sana?

Tags: heritageKayutangan HeritageKota MalangMalangWisata
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:24 PM
0

Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki banyak sumber mata air yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga...

Candi Penataran Blitar.

Candi Penataran Blitar, Mahakarya Majapahit yang Masih Menyimpan Misteri

by Dwi Linda
17/07/2026 9:45 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Candi Penataran Blitar merupakan situs bersejarah penting di Jawa Timur. Kompleks ini menjadi peninggalan besar dari masa...

Mikutopia Batu.

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding Unik, Berlatar Kastel Jamur dan Sunset Gunung Arjuno

by Dwi Linda
16/07/2026 2:00 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan inovasi baru yang unik bagi pasangan yang akan...

Next Post
Dari kiri: Peraih medali perunggu di Asia Pacific Informatics Olympiad Bryan Riconga Panjinata; Kepala SMAN 1 Tuban, Suparlin; dan Duta Anti Narkoba, M. Rafi Edria M. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

Siswa SMA asal Tuban Sukses Sabet Medali Perunggu di Asia Pacific Informatics Olympiad

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID