Rizky Boncel Bagikan Tips Menjadi Konten Kreator Berkualitas di Era 4.0

MALANG – Generasi muda di wilayah Malang bisa jadi tak asing dengan nama Muhammad Rizky alias Rizky Boncell. Selebgram, influencer dan pembuat konten satu ini memang selalu menarik perhatian warganet dengan konten-konten kocaknya di media sosial.

Boncell juga kerap tampil di sinetron komedi dan program Redaksiana di salah satu stasiun TV swasta. Ia juga sempat membintangi beberapa FTV dan kuis. Rambut lurus berponi dengan suara dan celotehan Malang yang khas, menjadikannya mudah dikenali.

Sejak SMA, Boncell menyukai public speaking melalui berbagai kegiatan sebagai MC. Penampilannya yang kocak membuatnya mulai percaya diri tampil di depan kamera.

Pemuda yang merupakan alumni Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membagikan tips suksesnya sebagai seorang entertainer. Salah satunya yakni harus konsisten.

“Harus selalu punya ide, harus konsisten produktif, cari yang unik dan positif. Jangan ogah-ogahan,” ucap pemuda yang akrab disapa Boncell ini.

Sebagai anak muda yang aktif menghibur netizen dengan konten kreatif, Boncell menyesalkan banyaknya kreator konten yang ‘nakal’ demi menarik perhatian masyarakat.

“Banyak oknum Youtuber yang membuat konten ‘sampah’, prank yang merugikan orang adalah contoh konten yang tidak mengedepankan value manfaat dari konten,” tutur Boncell.

Untuk itu, agar tidak terjerumus dalam konten ‘sampah’ dan tetap bisa membuat konten positif yang berkualitas, Boncell menyarankan kepada para pembuat konten bagi pemula untuk memulai dengan menentukan branding diri terlebih dulu.

Selain personal branding, menurutnya juga perlu menentukan segmentasi yang tepat. Dalam hal ini, kemampuan melakukan riset juga sangat diperlukan oleh para pembuat konten. Tentunya agar ide kreatif selalu bisa ditemukan.

“Selanjutnya adalah kolaborasikan ide-ide tersebut untuk dieksekusi dalam bentuk grafis, visual atau apapun,” terangnya.

Meski demikian, Boncell sendiri juga pernah menghadapi pengalaman kontroversial yang sempat membuatnya stress. Di awal karirnya ketika masih menjadi mahasiswa, Boncell pernah menulis buku humor dengan judul “Susilo Boncell Yudhoyono”.

Ternyata judul itu menuai protes banyak pihak karena diasosiasikan dengan nama presiden yang sedang menjabat waktu itu yaitu Susilo Bambang Yudoyono.

Menghadapi kontroversi yang tersebut Boncell kemudian mengubah judul menjadi lebih menarik yakni “Susilo Boncell Jombloyono”. Kejadian tersebut ternyata malah membuat nama Boncell semakin dikenal masyarakat luas.

Tak hanya itu. Boncell juga pernah diserang oleh netizen melalui akun Instagramnya lantaran menyebut nama seseorang dengan guyonan ketika menjadi MC. Akhirnya dicerca dengan penyataan-pernyataan negatif terkait predikat ke-MC-annya kejadian tersebut sempat viral.

Dia selalu berkarya dengan kreativitasnya mencoba membuat cerita sendiri untuk konten yang diunggah di channel Youtube. Beberapa webseries yang sudah tayang antara lain “Yakin Nikah” (JBL Indonesia), “Filosofi Kopi” (Visinema), “Cikur” (Bank Indonesia) dan “Berpayung Rindu” (Unda Undi).

Boncell juga membintangi beberapa film layar lebar di antaranya “9 Sisi Gusdur”, “Generasi Micin” dan “Kartolo Numpak Terang Bulan”.

Reporter: Rezza Doa