• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Toko Lailai. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Toko Lailai Kota Malang kembali dibuka setelah 5 hari ditutup satpol PP. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Rugi Rp500 Juta, Toko Lailai Kota Malang Somasi dan Tunggu Permintaan Maaf 3×24 Jam Biang Kerok Covid Reza Fahd Adrian

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Satpol PP Kota Malang telah menutup Toko Lailai selama 5 hari. Akibatnya, mereka merugi setengah miliar rupiah. Penutupan toko itu terjadi buntut dari unggahan Reza Fahd Adrian yang memasuki Toko Lailai saat terpapar Covid-19.

Kini pihak Toko Lailai memberikan somasi terbuka kepada Reza Fahd Adrian atas unggahannya yang mengakibatkan Toko Lailai ditutup dan merugi setengah miliar rupiah itu.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Perlu saya sampaikan kepada yang bersangkutan untuk 3 X 24 jam untuk meminta maaf dan klarifikasi terkait pemberitaan yang dengan bangganya menyatakan dia positif Covid-19, tapi masih bisa berkeliaran di luar,” ucap Toha, Kuasa Hukum Toko Lailai, Sabtu (12/02/2022).

Menurut dia, penutupan toko ini berdampak besar terhadap persediaan dagangan yang mayoritas merupakan produk makanan dari 50 UMKM. Dia menyebutkan, banyak kue siap saji yang basi hingga buah-buahan yang tak segar lagi.

Toko Lailai. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Toha, Kuasa Hukum Toko Lailai Kota Malang, memberikan pernyataan somasi terbuka kepada Reza Fahd Adrian. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Kerugian kurang lebih sekitar Rp500 juta karena banyak kue basah yang basi dan buah yang tak bisa dijual,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya meminta Reza untuk meminta maaf di depan media.

“Dia harus minta maaf melalui media. Apabila dalam jangka waktu yang kami berikan tidak dilakukan, kami akan mengambil langkah hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Grasia Apriani, 53, pelaku UMKM yang menitipkan dagangannya di Toko Lailai, mengatakan, dia sudah rugi sekitar Rp2,5 juta selama toko ditutup.

“Dia (Reza) harus menganti rugi atas kerugian yang kami alami selama toko ditutup. Kami sudah kehilangan penghasilan hanya gara-gara orang yang tidak bertanggung jawab ini,” katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya mengaku butuh dana untuk hidup karena selama 5 hari Toko Lailai ditutup.

“Kerugian saya setiap hari Rp500 ribu. Jadi, kalau 5 hari itu ya Rp2,5 juta, itu harus diganti. Seluruh suplier di sini itu membutuhkan dana agar kami bisa hidup,” tutupnya.

 

Tags: Berita Covid-19 di MalangPasien positif Covid-19Satpol PP Kota MalangToko LailaiToko Lailai Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Halal City. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Tolak Wacana Halal City Wali Kota Malang, PDIP Anggap Pemikiran Sutiaji Menentang Pancasila

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID