• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rumah Batik TBIG.

Rumah Batik TBIG pengembangan UMKM berbasis budaya dengan menggaet desainer profesional untuk menciptakan kreasi batik bagi generasi muda di Rumah Batik Pekalongan. (Foto: dok TBIG)

Dobrak Pasar Industri Kreatif, Rumah Batik TBIG Gaet Desainer Profesional Perkuat Kompetensi Pembatik Muda

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Rumah Batik TBIG memegang komitmen perusahaan secara berkelanjutan untuk pengembangan UMKM berbasis budaya. Terbaru, penyedia infrastruktur telekomunikasi ini menggaet desainer profesional untuk menciptakan kreasi batik yang lebih relevan bagi generasi muda.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan perubahan selera pasar. Selain itu, TBIG juga memperkuat daya saing pembatik muda di industri fashion.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Karena itu, program CSR TBIG dalam pilar budaya menggandeng Indonesia Fashion Chamber (IFC) untuk berbagi ilmu yang dimiliki desainer fashion profesional di bidang rancang busana dan pemasaran.

Baca Juga: Majukan Pendidikan Vokasi, TBIG Transfer Ilmu ke Siswa SMK Fatahillah Cileungsi Bogor

Dalam pelaksanaannya, program CSR dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) ini menggandeng Indonesia Fashion Chamber sebagai mitra implementator. Peran mitra ini menghadirkan kurikulum, pengajar, serta pendekatan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Pembatik muda Rumah Batik TBIG.
Suasana Rumah Batik TBIG dengan pemaparan materi dari desainer profesional pada generasi muda. (Foto: dok TBIG)

Tentu saja, pelatihan pada 21–24 April 2026 ini akan berlangsung hingga Juni 2026 untuk mendorong para pembatik muda masuk ke dalam ekosistem industri kreatif, khususnya di bidang fashion, termasuk memahami strategi pemasaran.

Para pembatik muda binaan Rumah Batik TBIG yang menghasilkan batik berkualitas ini telah memiliki kompetensi dasar lewat program CSR. Namun, perkembangan situasi pasar dan pergeseran preferensi konsumen menghadirkan tantangan baru dalam mengembangkan usaha di industri batik.

Fokus Utama Jembatani Gap Kemampuan dan Kompetensi Membatik

Chief of Business Support TBIG Lie Si An mengatakan, pembatik muda memiliki tantangan pada kemampuan menciptakan desain hingga memahami struktur industri dan pasar dunia fashion.

“Tantangan pembatik muda kini tidak hanya pada kemampuan menciptakan desain. Mereka juga penting memahami struktur industri dan pasar dunia fashion,“ jelasnya pada Minggu (10/05/2026).

Dia menambahkan, kesiapan pembatik muda masuk ke industri ini yang mendorong hadirnya pelatihan lanjutan yang lebih terstruktur dan berbasis praktik.

CSR TBIG.
Pembatik muda Rumah Batik TBIG tampak mendesain mengikuti pasar fashion. (Foto: dok TBIG)

Menurut dia, konsep program pelatihan ini untuk memperkuat aspek produksi, pengembangan desain, dan strategi pemasaran yang relevan dengan kondisi pasar.

Dia mengatakan, program ini kelanjutan dari program pelatihan sebelumnya dengan pendekatan yang lebih komprehensif agar peserta tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga siap mengembangkan produk yang memiliki nilai jual.

“Fokus utama program ini adalah menjembatani gap antara kemampuan membatik yang mumpuni dengan kompetensi yang dibutuhkan di industri busana,” tambah Lie Si An.

Sementara itu, Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menambahkan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat posisi batik di pasar generasi muda melalui pendekatan yang lebih relevan.

Baca Juga: Perluas Bantuan, TBIG Sasar 10.000 Korban Banjir Sumatra di 25 Titik Lokasi

“Keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sangat bergantung pada kemampuannya beradaptasi dengan selera generasi muda. Selain menjaga kualitas, pelaku usaha penting untuk menghadirkan inovasi desain dan strategi pemasaran yang lebih dekat dengan karakter pasar saat ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, sinergi antara pelaku industri dan komunitas kreatif menjadi kunci dalam memperluas jangkauan batik di pasar yang lebih luas.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin mendorong batik tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari gaya hidup generasi muda,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Jakarta hari iniCSR TBIGDana CSR TBIGJakartaJakarta hari iniProgram CSR TBIGRumah Batik TBIG Pekalongan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Alas Purwo

Misteri Alas Purwo, Hutan Angker yang Melekat di Ingatan Warga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID