• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Larung saji

Larung saji di sungai brantas saat malam suro (Fio for TJ)

Makna Ruwatan Perahu Naga dan Larung Saji Malam Suro di Sungai Brantas Mojokerto

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Sastra & Budaya, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Ruwatan Perahu Naga dan Larung Saji Malam Suro di Sungai Brantas, Kota Mojokerto menjadi daya tarik tersendiri saat peringatan Tahun Baru Islam.

Acara digeber oleh Yayasan Jogo Brantas bersama remaja dan budayawan bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya terutama pada bulan Suro (Muharram dalam kalender Islam). Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Jogo Brantas atau Jogging Track Sungai Brantas, Jl Hayam Wuruk, Kota Mojokerto, Sabtu (6/7/2024).

You might also like

Jatim Park Group.

Liburan Lebih Hemat! Promo Spesial Tiket Online Jatim Park Group Berlaku hingga 26 Juli 2026

20/07/2026 7:09 PM
Jatim Park.

Dark Ride Mystery of Dungeon Jatim Park 1 Batu, Sensasi Jelajahi Lorong Misterius dengan Efek Visual Spektakuler

20/07/2026 3:10 PM

Ketua Yayasan Jogo Brantas, Yustinus Ariyanto mengatakan bahwa umumnya orang Jawa mengadakan jamasan pada benda pusaka tiap malam Suro. Namun pada peringatan tahun ini, remaja yang hadir dimandikan dan diruwat sebagai bentuk pengenalan nilai-nilai kebudayaan bangsa, terutama kebudayaan Jawa.

“Tahun ini, perahunya yang dijamas sebab perahu naga ini dibuat secara swadaya. Hal itu lambang cita-cita yang harus diperjuangkan bersama lewat semangat gotong royong,” ujarnya, Minggu (7/7/2024).

BACA JUGA: Kenal Lebih Dekat Tradisi Nikah Malem Songo di Tuban, Kerap Disebut Nikah Pemutihan

Remaja dan budayawan yang hadir memakai ikat kepala merah putih. Tak hanya itu, peserta yang hadir turut membawa bendera merah putih sebagai lambang keberanian dan hati yang suci.

Sebelum upacara larung saji, peserta yang hadir memanjatkan doa secara bersama-sama. Lalu, peserta menaiki dua perahu berbendera merah putih untuk melakukan tabur bunga serta bibit ikan lele di Sungai Brantas.

Wejangan-wejangan juga diberikan untuk remaja tentang kebudayaan bukanlah hal mistik. Namun, kebesaran bangsa ini berasal dari lestarinya budaya masa lalu. “Tradisi leluhur. Mensyukuri lewat sesaji ini salah satunya,” tambah Yustinus.

Dalam kesempatan terpisah, Koordinator Yayasan Jogo Brantas, Roni Wijaya menerangkan bahwa arti jamasan adalah mensucikan, memandikan, memelihara, membersihkan, serta merawat. Bila kebudayaan Jawa saat malam Suro identik dengan benda pusaka, Yayasan Jogo Brantas memilih meruwat remaja.

“Terbukti dari keluhan ibu-ibu bahwa terdapat perubahan tingkah laku remaja. Hal itu yang mendorong kami untuk berjuang. Namun, tahun ini tidak ada jamasan,” bebernya.

Acara yang melibatkan 35 remaja untuk sesi awal ini berlanjut dengan acara puncak pada malam hari untuk kalangan dewasa. Sementara remaja binaan Yayasan Jogo Brantas meliputi berbagai jenjang pendidikan mulai SD, SMP, dan SMA.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten MojokertoKota MojokertoMojokertoMuharran 1446
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Jatim Park Group.

Liburan Lebih Hemat! Promo Spesial Tiket Online Jatim Park Group Berlaku hingga 26 Juli 2026

by Dwi Linda
20/07/2026 7:09 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Jatim Park Group kembali menghadirkan promo spesial bagi wisatawan melalui program "Gratis Masuknya, Liburan Hemat" yang berlaku...

Jatim Park.

Dark Ride Mystery of Dungeon Jatim Park 1 Batu, Sensasi Jelajahi Lorong Misterius dengan Efek Visual Spektakuler

by Dwi Linda
20/07/2026 3:10 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Atraksi seru yang beragam dimiliki Jatim Park 1, Kota Batu, terdapat sebuah wahana yang menghadirkan pengalaman berbeda...

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Mata Air Jawa Timur

20 Mata Air Jawa Timur Terbesar yang Menjadi Sumber Kehidupan Warga

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:24 PM
0

Tugujatim.id – Jawa Timur dikenal memiliki banyak sumber mata air yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga...

Next Post
biaya politik

Ketua PDIP Kota Malang: Cakada Harus Pahami Biaya Politik, Bukan Mahar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID