• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jombang

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat saat meninjau pengelolaan sampah di Jombang pada Rabu (15/07/2026) (Foto : Anang Panca/Tugu Jatim)

Sukses Kurangi Sampah Lewat Ekonomi Sirkular, Jombang Jadi Acuan Nasional

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
1 minute ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JOMBANG, Tugujatim.id – Sistem pengelolaan sampah di Jombang dinilai sudah memenuhi, bahkan melampaui, standar nasional dan menjadi contoh sukses yang layak ditiru daerah lain di seluruh Indonesia.

Hal tersebut diutarakan Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat saat meninjau langsung pengelolaan sampah di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombangg pada Rabu (15/07/2026).

You might also like

KAI

Viral Dugaan Aktivitas Sesama Jenis di Pos Bekas KAI Commuter Gedangan Sidoarjo

15/07/2026 9:25 PM
UINSA

Mahasiswa UINSA Gelar Aksi Tolak Penunjukan Akh Muzaki Sebagai Plt. Rektor, Soroti Dugaan Pelanggaran Aturan dan Tuntut Transparansi

15/07/2026 5:47 PM

Selama bertahun-tahun, kebanyakan daerah di Indonesia masih terjebak pada pola lama, yakni sampah muncul, diangkut, lalu dibuang begitu saja tanpa proses pemilahan. Cara ini terbukti tidak efisien dan hanya memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain.

Menurutnya, Jombang memilih jalan berbeda. Warga sudah terbiasa memisahkan sampah sejak dari sumbernya, langsung dari rumah tangga masing-masing. Hasilnya, volume sampah yang benar-benar berakhir di tempat pemrosesan akhir jauh lebih sedikit dibanding daerah lain.

“Kalau kebanyakan yang terjadi adalah timbul, angkut, buang, maka Jombang tidak seperti itu. Sampah dipilah dan dikelompokkan sejak awal sehingga yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir jauh lebih sedikit,” ungkap Jumhur.

Hanya 30 Persen Sampah yang Berakhir di TPA

Dari seluruh sampah yang dihasilkan warga, hanya sekitar 30 persen saja yang benar-benar berujung di tempat pemrosesan akhir (TPA). Sisanya, sekitar 70 persen, tidak dibuang percuma.

Sampah-sampah tersebut justru diolah kembali melalui pendekatan ekonomi sirkular. Alih-alih menjadi beban, sampah ini disulap menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi dan bisa dimanfaatkan ulang oleh masyarakat.

Menariknya, dampak positif dari sistem ini tidak berhenti pada urusan kebersihan semata. Pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini ternyata juga melahirkan apa yang disebut green jobs, yaitu lapangan kerja hijau yang sifatnya berkelanjutan.

Dengan kata lain, warga tidak hanya mendapatkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga peluang penghasilan baru dari proses daur ulang dan pengolahan sampah itu sendiri.

“Penguatan ekonomi sirkular semacam ini akan membuat sistem pengelolaan sampah bisa berjalan mandiri. Jadi, tidak perlu terus-menerus bergantung pada suntikan subsidi dari pemerintah pusat,” terang orang nomor satu di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tersebut.

Kementerian Kirim Tim untuk Riset

Melihat potensi besar ini, KLH tidak ingin berhenti sampai di sini saja. Mereka berencana melakukan kajian lanjutan dengan mengirimkan tim khusus untuk meneliti lebih detail sistem yang diterapkan di Jombang.

“Nanti akan ada studi lebih lanjut, mungkin dengan mengirim tim yang lebih detail. Kalau volume sampahnya lebih besar dan bisa diolah dengan baik, berpotensi tercipta skala ekonomi yang menguntungkan,” sambung dia.

Logikanya sederhana. Semakin besar volume sampah yang bisa diolah dengan baik, semakin besar pula skala ekonomi yang tercipta dari sana. Ini membuka peluang keuntungan yang lebih signifikan bagi daerah yang menerapkannya.

Bukan cuma sekadar apresiasi, KLH bahkan berencana menjadikan pengalaman Kabupaten Jombang sebagai salah satu acuan utama dalam menyusun sistem pengelolaan sampah tingkat nasional.

Target yang dipatok pun cukup ambisius. Seluruh kabupaten dan kota di Indonesia diharapkan sudah mampu menerapkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.

KLH juga membuka pintu kerja sama antardaerah dalam hal pengelolaan sampah. Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk mempercepat penerapan ekonomi sirkular di berbagai wilayah.

“Selain memperkuat penerapan ekonomi sirkuler, juga meningkatkan efisiensi pengolahan sampah di berbagai wilayah,” tutup Jumhur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Anang Panca Kurniawan

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: berita jombang hari iniBerita Kabupaten Jombang hari iniJombang hari iniKabupaten JombangMenteri Lingkungan HidupSukses Kurangi Sampah Lewat Ekonomi Sirkular
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

KAI

Viral Dugaan Aktivitas Sesama Jenis di Pos Bekas KAI Commuter Gedangan Sidoarjo

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 9:25 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Sebuah video yang diduga memperlihatkan aktivitas seksual sesama jenis di sebuah pos bekas KAI Commuter di Dusun...

UINSA

Mahasiswa UINSA Gelar Aksi Tolak Penunjukan Akh Muzaki Sebagai Plt. Rektor, Soroti Dugaan Pelanggaran Aturan dan Tuntut Transparansi

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 5:47 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Front Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap...

Jalan Wonojati.

Pemkab Jember Segera Perbaiki Jalan Wonojati-Sruni, Anggarkan Rp1,48 Miliar

by Dwi Linda
15/07/2026 5:09 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera merealisasikan perbaikan ruas Jalan Wonojati–Sruni...

UINSA

Mahasiswa UINSA Long March, Desak Plt Rektor Prof Akh. Muzaki Mundur

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 3:40 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar aksi unjuk rasa menuntut Pelaksana Tugas (Plt.)...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID