• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kepala Dinkes Kota Malang sekaligus Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Satgas Covid-19 Kota Malang Jawab Soal Isu Kejanggalan Data Kematian Akibat Corona

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Baru-baru ini, beredar sebuah kabar di media sosial di mana warganet mempertanyakan validitas data angka kematian karena corona di Kota Malang. Dikatakan warganet, ada perbedaan antara data yang dipublikasikan Pemkot Malang dengan data di lapangan atau di rumah sakit.

Seperti dicuitkan akun @cak_sugenk, misalnya. Dia mengomentari sebuah berita yang mengabarkan tentang kunjungan Wali Kota Malang Sutiaji di Kamar Jenazah RSSA Malang. Situasinya, disana sudah overload hingga ada 7 peti jenazah terpaksa ditempatkan di tenda luar.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

”Per 12 Juli 2021 Berapa pasien positif covid yang meninggal di Kota Malang menurut Pemkot? Yak Betul..0 alias tidak ada yang meninggal.. Bingung kudu ngguyu opo nangis.. Ya ALLAH,’‘ cuit dia pada 12 Juli 2021.

Terkait hal ini, Jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif tak menampik jika ada pandangan kejanggalan data seperti itu. Namun dia meluruskan agar melihat data dari sumber dari Pemkot Malang yang dalam hal ini adalah data final.

Dia memaparkan, mekanisme pelaporan data awal dari rumah sakit atau disebut NAR (New All Record) itu sudah langsung terkoneksi ke pusat Kementerian Kesehatan. Data Pemkot Malang berkiblat dari data NAR ini.

Nah setelah itu, dari daerah melakukan verifikasi ulang untuk dijadikan data riil. Data riil adalah data manual yang ada di tiap Dinkes tingkat kota kabupaten dan Provinsi.

”Data realitas tidak mungkin hari ini langsung masuk di NAR. Tidak mungkin. Misal, ada 10 orang meningggal hari ini, itu tidak mungkin langsung masuk NAR,” paparnya, Rabu (14/7/2021).

Jadi, Husnul mafhum jika ada terjadi perbedaan pandangan antara data riil dengan data yang ada di lapangan. Artinya, tidak semua pemakaman dengan protokol COVID-19 terindikasi positif. Mengingat dalam hal ini, hasil dari tes swab PCR juga tidak bisa keluar di hari itu juga.

”Jadi tidak semua pemakaman dengan protokol itu statusnya positif. Semua ada buktinya kok, kami pastikan lagi status pasien waktu meninggal ini apakah suspect, probable atau positif,” jelasnya.

Perbedaan pandangan juga terjadi pada angka pertambahan kasus di Kota Malang pada 13 Juli 2021. Dimana ada pertambahan kasus mencapai 310 jiwa dalam sehari.

Namun, pihaknya masih akan melakukan tracing lagi untuk memastikan apakah jumlah ini semuanya adalah warga domisili Kota Malang.

”Itu kan baru data dari NAR. Nanti akan kita tracing lagi apa benar 310 kasus ini benar berdomisili di Kota Malang. Karena ini kan data dari lab PCR yang langsung terintegrasi di Kemenkes,” paparnya lagi.

Dengan begitu, hingga per Selasa (13/7/2021), jumlah total kasus terkonfirmasi positif di Kota Malang tercatat sebanyak 7.828 kasus. Rinciannya, sebanyak 6.358 orang dinyatakan sembuh, 687 orang meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan.

Dari jumlah ini menempatkan Kota Malang ada di posisi 4 dengan jumlah kasus positif terbanyak di Jawa Timur. Setelah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

Tags: berita malangberita Malang hari iniKota MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Ilustrasi seseorang sedang mengalami kebingungan. (Foto: Pexels) zodiak hari ini kamis 15 juli 2021 tugu jatim

Ramalan Zodiak Kamis 15 Juli 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID