JEMBER, Tugujatim.id – Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati dengan tema “Aksi Nyata Menjaga Lereng dan Keanekaragaman Hayati”, Satgas TMMD ke-124 TA 2025 Kodim 0824/Jember melaksanakan program penanaman pohon yang melibatkan berbagai pihak di Desa Plalangan.
Kegiatan TMMD Kodim Jember yang sejalan dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yaitu “TNI Menyatu dengan Alam” ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Rusak Menahun, Warga Curah Lembu lewati Jalan Beraspal berkat TMMD Jember Ke-124
“Program ini merupakan implementasi dari program unggulan Bapak Kasad yaitu TNI Menyatu dengan alam, khususnya dalam bidang penghijauan dan pelestarian lingkungan,” ujar Pasiter Satgas TMMD Kodim 0824/Jember Kapten Inf Sarjo.
Kolaborasi Multi Pihak
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Universitas Islam Jember Program Studi Biologi, Satgas TMMD ke-124 TA 2025 Kodim 0824/Jember, Pemerintah Desa Plalangan, dan masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di wilayah Jember.
Penanaman di Dua Lokasi Strategis
Program penanaman pohon dilaksanakan di dua titik strategis dengan total 210 pohon berbagai jenis. Di lokasi Lapangan Garuda, setidaknya ada sebanyak 50 batang pohon yang ditanami. Adapun jenis pohon, seperti nangka, sirsak, cemara udang, polay, dan Tabebuya.
Baca Juga: TMMD Ke-124 Jember: Budi Daya Ikan Lele Jadi Upaya Pemenuhan Gizi Anak Entaskan Stunting
Sedangkan di Bukit Romansa yang terletak di Dusun Jambuan, jumlah pohon mencapai 160 batang dengan jenis pohon nangka, rambutan, dan sirsak. Pemilihan lokasi dan jenis pohon ini dilakukan secara strategis untuk memberikan dampak maksimal bagi pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.
Investasi untuk Masa Depan
Kapten Inf Sarjo menekankan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan jangka panjang yang sangat penting.
“Harapannya menjaga alam agar tidak terjadi pemanasan global, tetap terjaga dan terlindungi dengan kami menanam pohon dan memberikan contoh kepada generasi muda untuk mencintai dan melindungi alam,” jelasnya.
Program ini tidak hanya fokus pada penanaman pohon semata, tetapi juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Keanekaragaman Hayati ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan aksi serupa dalam upaya melestarikan lingkungan dan mencegah dampak perubahan iklim. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








