Tugujatim.id – Tanggal 8 Maret bukan sekadar angka pada kalender. Terdapat berbagai momentum peristiwa penting yang mempengaruhi sejarah kemanusiaan, baik di level global maupun di tanah air Indonesia.
Mulai dari perjuangan hak sipil hingga soal kekuasaan kolonial terjadi pada 8 Maret
Berikut ini ulasan singkat tentang peristiwa penting pada 8 Maret.
1. Hari Perempuan Internasional
Setiap tanggal 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day). Sementara itu, laman Asosiasi LBH APIK Indonesia menulis bahwa akar sejarahnya bermula dari gerakan buruh.
“Pemogokan di kota New York, Amerika Serikat pada 8 Maret 1857. Buruh garmen perempuan menuntut keadilan karena upah mereka sangat rendah dan jam kerja panjang. Walau aparat keamanan terus bertindak represif, kaum perempuan tetap mengorganisir diri,” tulis laman tersebut
Selain itu, pada tahun 1917, para perempuan di Rusia melakukan aksi mogok kerja dengan sebagai protes terhadap kondisi perang dan kelaparan. Aksi ini menjadi pemicu awal Revolusi Rusia.
Baru pada tahun 1977, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menetapkan tanggal 8 Maret sebagai hari peringatan global. Tujuan penetapan ini bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi atas hak-hak yang masih diperjuangkan.
2. Perjanjian Kalijati
Bagi bangsa Indonesia, momen 8 Maret 1942 merupakan hari yang mengubah peta politik nasional. Pada tanggal tersebut terjadi penyerahan tanpa syarat wilayah Hindia Belanda oleh Jenderal Ter Poorten (Panglima Tentara Belanda) kepada Letnan Jenderal Hitoshi Imamura (Panglima Tentara Jepang) di Kalijati, Subang, Jawa Barat.
Perjanjian ini menandai berakhirnya penjajahan Belanda dan dimulainya masa pendudukan Jepang. Walau masa pendudukan Jepang begitu keras, periode ini secara tidak langsung membuka jalan bagi organisasi pergerakan nasional menjadi lebih aktif, yang berujung pada proklamasi kemerdekaan 1945.
3. Tragedi MH370
Pada era modern, tanggal 8 Maret juga mengandung duka mendalam. Pada tahun 2014 silam, pesawat Malaysia Airlines MH370 yang berisi 239 orang hilang secara misterius dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing.
Proses pencarian panjang juga telah dilakukan.
Sejumlah bagian dan puing pesawat ini ditemukan di sekitar pantai Samudra Hindia dan diidentifikasi sebagai milik MH370, namun tidak adak penemuan jenazah manusia yang pernah ditemukan dan hingga kini peristiwa tersebut menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








