MOJOKERTO, Tugujatim.id – Beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto masuk dalam zona merah rawan bencana hidrometeorologi.
Sedikitnya 5 Kecamatan dibayangi bencana banjir dan tanah longsor. Kelima kecamatan ini adalah Pacet, Trawas, Gondang, Jatirejo dan Ngoro.
“Berdasarkan edaran dari Gubernur (Jawa Timur) tentang siaga bencana hidrometeorologi, statusnya tanggap bencana. Wilayah selatan sungai Brantas masuk potensi bencana banjir dan tanah longsor,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, Senin (08/12/2025).
Hasil pemetaan dari BPBD Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa wilayah yang dekat dengan aliran sungai, khususnya permukiman, rawan terkena banjir. Seperti di wilayah Pungging, Mojoanyar, Ngoro, Puri, Bangsal, Gedeg, Sooko, Kemlagi, Jetis, dan Dawarblandong.
Dalam skala desa, wilayah yang dibayangi bencana banjir di selatan Sungai Brantas meliputi Balongwono, Brangkal, Brayung, Candiharjo, Jabon, Jotangan, Kebondalem, Kedungmunggal, Kembangsri, Kenanten, Kwatu, Leminggir, Modongan, Mojoranu, Ngingasrembyong, Pekuwon, Salen, Sumolawang, Tanjungrono, Tempuran dan lainnya.
Sementara desa yang berada di utara Sungai Brantas yang dibayangi potensi banjir diantaranya Banyulegi, Betro, Canggu, Gembongan, Gempolkerep, Jerukseger, Jetis, Kedungsari, Mojolebak, Ngabar, Pagerejo, Penompo, Perning, Sawo, Sidoharjo, hingga Talunblandong.
Sementara, penyebab munculnya potensi banjir serta longsor adalah intensitas hujan di Kabupaten Mojokerto yang masih tinggi. Curah hujan tersebut membuat sejumlah titik longsor hingga tanggul jebol.
Seperti, peristiwa longsor yang dilaporkan terjadi di jalur Pacet-Cangar pada Senin (24/11/2025) siang. Akibat longsor tersebut, jalur Pacet-Cangar praktis tertutup material tanah hingga batang pepohonan.
Longsor tersebut terjadi akibat tebing yang labil sebab hujan deras. Proses pembersihan material longsor membutuhkan waktu cukup lama, sebab akses jalan hingga kondisi cuaca yang tidak menentu.
Tak hanya itu, titik longsor baru muncul di jalur Pacet-Cangar, Kamis (27/11/2025) dan Jumat (28/11/2025) kemarin. Longsor ringan ini menutup separuh ruas jalan. Longsor tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








