Tugujatim.id – Semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air ditumbuhkan melalui beragam cara, salah satunya melalui peringatan Hari Bela Negara. Peringatan hari tersebut dilakukan setiap tanggal 19 Desember.
Melansir dari laman Kementerian Pertahanan, Hari Bela Negara merupakan hari bersejarah bagi Indonesia dalam rangka memperingati Deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948 di Sumatra Barat. Sementara, peringatan HBN ditetapkan oleh Presiden RI melalui Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2006.
Baca Juga: Kilas Balik Hari Sejarah Nasional yang Diperingati Setiap 14 Desember
Selanjutnya, dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, peringatan Hari Bela Negara merupakan salah satu program Rencana Aksi Nasional Bela Negara (RANBN) yang harus dilaksanakan oleh seluruh Kementerian atau Lembaga, Pemda, TNI dan Polri setiap tahun sebagai bagian dari Rencana Induk Pembinaan Kesadaran Bela Negara kurun waktu 2020-2045.
Sementara itu, mengutip dari panduan Peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 Kementerian Pertahanan, bela negara merupakan sebuah tekad, sikap, perilaku dan tindakan warga negara, baik perorangan maupun kolektif, untuk menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dari ancaman.
Ajak Masyarakat Kontribusi Kuatkan Ketahanan Nasional
Upaya bela negara sendiri merupakan kewajiban dasar manusia sekaligus kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam UUD RI Tahun 1945.
Tema peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 adalah “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Tema ini mengajak masyarakat untuk berperan aktif melalui kesadaran kolektif menuju kemajuan Indonesia.
Tema ini juga mengajak masyarakat untuk memberikan kontribusi positif sesuai dengan kemampuan. Selain itu, adanya kontribusi positif, integritas yang kuat, serta kepedulian sosial menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








