• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Para narasumber seminar berfoto bersama dengan para peserta seminar. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Para narasumber seminar berfoto bersama dengan para peserta seminar. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Seminar Nasional LPPM Universitas Negeri Malang Kupas Peran Pendidikan dan Pembelajaran di Era 5.0

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pendidikan sangatlah penting, berbagai sendi kehidupan tak lepas dari peran pendidikan, apalagi di era industri 5.0.

Perkembangan era revolusi industri 5.0 sangat memengaruhi sektor pendidikan. Era ini juga telah mengubah cara pandang kita tentang pendidikan. Perubahan yang dilakukan tidak hanya dalam cara mengajar, tetapi yang terpenting adalah perubahan cara pandang terhadap konsepsi pendidikan itu sendiri.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Hal itu dibahas dalam seminar nasional pendidikan dan pembelajaran (Sendikan) yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM), di Aula Gedung A19 UM, pada Jumat (20/10/2023).

WhatsApp Image 2023 10 20 at 15.42.12
Mahasiswa Universitas Negeri Malang dari berbagai jurusan mengikuti seminar nasional pendidikan. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Dalam seminar kali ini, LPPM UM menghadirkan empat narasumber yang kompeten di bidangnya. Mereka adalah Prof Dr H Muchlas Samani MPd; Dr Itje Chodidjah MA; Prof H Ari Purbayanto PhD; serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP.

Seminar kali ini juga diikuti oleh mahasiswa UM dari beberapa jurusan dan para akademisi.

Dalam kesempatan ini, Prof Ari berbicara tentang penjaminan mutu pendidikan Indonesia di era 5.0. Menurutnya, penjaminan mutu pendidikan sangat penting, hal itu disebabkan karena kemajuan pendidikan tidak terlepas dari penerapan proses penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan secara baik, konsisten, dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2023 10 20 at 15.42.11
Narasumber seminar pendidikan, Prof H Ari Purbayanto PhD memaparkan materi tentang penjaminan mutu pendidikan Indonesia di era 5.0. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

“Pemerintah menyelenggarakan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Pendidikan tinggi bermutu akan menghasilkan lulusan yang mampu secara aktif mengembangkan potensinya dan menghasilkan iptek yang berguna,” ungkap Prof Ari, pada Jumat (20/10/2023).

Lebih lanjut, Prof Ari mengatakan bahwa penjaminan mutu di era 5.0 merupakan konsep integrasi antara manusia (society) dan teknologi (cyber physical systems) untuk mencapai kemajuan sosial dan ekonomi. “Di era ini pendidikan tinggi di Indonesia harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat,” bebernya.

Sementara itu, untuk bisa menjalankan proses penjaminan mutu, tentunya ada tantangan yang harus dihadapi. “Tantangan penjaminan mutu di Indonesia yakni sumber daya dan pendanaan harus tersedia, budaya mutu dan kesenjangan karena perbedaan besar geografi, budaya, dan status ekonomi sosial,” ungkap Prof Ari.

WhatsApp Image 2023 10 20 at 15.42.12 2
Suasana seminar nasional pendidikan. Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim

Sementara itu, Prof Muhadjir dalam paparannya dengan tema pendidik dan generasi muda yang memiliki kemampuan dan literasi dasar menyatakan bahwa kolaborasi seluruh stakeholder dalam meningkatkan efektivitas pendidikan ada lima item yang harus berjalan beriringan.

“Mulai masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan dunia usaha atau industri harus berjalan beriringan,” ucapnya, pada Jumat (20/10/2023).

Dengan berjalannya partisipasi dari seluruh stake holder dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dan akan memudahkan untuk mencapai peningkatan human capital competitiveness.

Selain itu, kompetensi siswa tidak bisa hanya dinilai dengan angka, namun harus dinilai dari setiap proses yang telah dijalani oleh para peserta didik. “Kompetensi tidak hanya diberikan dengan angka saja namun mulai proses demi proses itu yang harus dinilai,” tambah mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Sementara itu, Dr Itje dalam paparannya terkait implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran mengatakan bahwa karakter adalah seperti bumbu masakan yang tak kelihatan tapi bisa dirasakan.

Mata pelajaran yang diberikan oleh sekolah merupakan alat untuk membangun karakter, sementara rumah merupakan sumber utama dari pembelajaran karakter seorang anak. “Sekolah merupakan sentra pendidikan formal yang menjadi tumpuan harapan pendidikan karakter,” ungkap Dr Itje.

Dr Itje melanjutkan bahwa prinsip karakter iu bukanlah knowing atau mengetahui saja melainkan doing atau mengerjakan.

“Proses penguatan karakter bisa melalui sebuah permainan tradisional atau melalui olahraga. Karena dari dua hal itu, ada aturan ada filosofi yang diajarkan,” tandas Ketua Harian Komnas Indonesia untuk UNESCO itu.(ads)

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari iniLPPM UMMalangUniversitas Negeri Malang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Belajar Cara Padamkan Api, Siswa TK Tunas Bangsa Malang Datangi Kantor Damkar

Belajar Cara Padamkan Api, Siswa TK Tunas Bangsa Malang Datangi Kantor Damkar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID