Sering Dibilang Hobi Marah, Ini 4 Fakta Mensos Tri Rismaharini

Sering Dibilang Hobi Marah, Ini 4 Fakta Mensos Tri Rismaharini

  • Bagikan
Menteri Sosial, Tri Rismaharini (baju putih tengah), sedang memberikan bimbingan teknis bantual sosial di Kabupaten Ponorogo beberapa waktu lalu/tugu jatim
Menteri Sosial, Tri Rismaharini (baju putih tengah), sedang memberikan bimbingan teknis bantual sosial di Kabupaten Ponorogo beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram @kemensosri)

Tugujatim.id – Menteri sosial, Tri Rismaharini, dikenal sangat tegas dan rinci dalam melakukan  peninjauan kegiatan bahkan sejak menjabat Wali Kota Surabaya. Karena ketegasannya itu, sebagian bawahannya merasa takut dan lawan politiknya menyebutnya hobi marah.

Tetapi dibalik semua ketegasan itu, Ibu Risma, sapaan akrabnya, adalah manusia biasa yang memiliki beberapa kesukaan pada hal-hal tertentu sebagaimana masyarakat pada umumnya. Berikut kami sajikan 4 fakta tentang Risma.

1. Hobi Marah

Marah sering disandangkan pada mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Pada beberapa kasus Risma memang tampak menaikkan nada suaranya ketika memberikan arahan pada bawahannya. Ketika ditanya mengapa sering marah oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara Youthizen di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo pada Rabu (4/3/2020), Risma menjawab sambil bercanda sebagai hobi.

Dia menyadari bahwa marahnya hanya sedikit dalam setiap harinya dan itu sebagai bentuk ketegasan di dalam memimpin.

“Saya itu cuma marah 5 persen sehari, Pak Ganjar. Selebihnya saya itu baik hati, suka menabung dan tidak sombong,” jawab Risma disambut tawa hadirin seperti dilansir Solopos.

2. Pernah Lupa Hari Ulang Tahunnya

20 November adalah hari kelahiran Risma. Di hari tersebut dia menerima banyak ucapan dan doa selamat ulang tahun di media sosial baik dari keluarga besarnya maupun publik luas. Namun lulusan Institut Teknologi Surabaya (ITS) tersebut pernah lupa hari ulang tahunnya. Hal ini terjadi pada 20 Novermber 2020 lalu.

3. Gemar Mendaki Gunung saat Muda

Ternyata, Risma adalah sosok pecinta alam. Dia gemar naik gunung saat masih muda. Diulas dalam Tempo.co, dia pernah 4 kali mendaki Gunung Semeru saat menjadi mahasiswa di ITS Surabaya.

Saat itu, dia megalami kesulitan menaklukkan puncak Mahameru di ketinggian 3.676, bahkan sampai harus merangkak agar tiba di puncak. Risma juga menyadari bahwa saat melakukan pendakian itu watak seseorang terlihat, terutama saat terjadi kekurangan makanan dan minuman, sering kali terjadi rebutan.

4. Menyukai Warna Oranye

Soal warna, Risma menyukai warna oranye. Ini terlihat saat Risma masih menjabat Wali Kota Surabaya. Pada suatu kesempatan Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser, mengatakan bahwa oranye merupakan salah satu favorit Risma. Karena itu beberapa seragam kaos pemkot Surabaya  berwarna oranye.

  • Bagikan