• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kafe yang boleh beroperasional setelah PPKM. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi kafe yang boleh beroperasional setelah PPKM. (Foto: Pexels)

Setelah PPKM di Surabaya, Eri Cahyadi: Pedagang Boleh Tetap Jualan, tapi Pengunjung Jangan Makan di Tempat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Mengenai banyaknya persyaratan dan kasus pedagang yang dikenakan denda dari PPKM Level 4, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa untuk pedagang diperbolehkan untuk tetap berjualan, tapi pembeli tidak makan di tempat.

Di sisi lain, hal tersebut agar penerapan PPKM di Kota Surabaya dapat membuat mobilitas masyarakat dan kasus positif Covid-19 menurun. Jadi, minggu depan (26/07/2021), Surabaya yang masuk dalam kategori darurat level 4 diperbolehkan relaksasi serta melonggarkan 30 persen bagi tempat makan.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

“Monggo semuanya yang berjualan bisa tetap jualan, tapi jangan makan di tempat. Terus pakai masker. Sehingga kalau sudah berkurang kasusnya, minggu depan bisa relaksasi makan di tempat 30%. Kalau ekonomi ingin jalan, angka sakit juga harus turun,” terangnya, Kamis (22/07/2021).

Di sisi lain, Eri juga menegaskan, Kota Surabaya sudah mengalami penurunan angka kasus positif Covid-19 sebanyak 100-150 orang. Hal itu, Eri menegaskan, diharapkan agar tidak muncul lagi klaster keluarga dan klaster kampung di Kota Surabaya.

“Penurunannya kalau saya sampaikan hari ini banyak. Secara total di Surabaya sekitar 100-150 orang,” tegasnya.

“Sehingga PPKM kita lakukan semaksimal mungkin. Insyaa Allah kalau yang sakit dari keluarga, maka tidak muncul klaster keluarga, tidak muncul klaster kampung, insyaa Allah sudah selesai Surabaya,” ujarnya.

Sebagai informasi, penentuan PPKM Level 4 di Kota Surabaya berada dalam keputusan pemerintah pusat. Jadi, Eri dan jajaran Pemkot Surabaya berupaya menerapkan PPKM sesuai level yang ditentukan pada masing-masing kota.

Tags: Kota SurabayaPedagang SurabayaPPKM Level 4Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Nutrizone UNDIP Semarang tengah memberikan sosialiasi tentang pemenuhan gizi pada warga. (Foto: Dok. Tim PKM Nutrizone UNDIP/Tugu Jatim)

Tim PKM Nutrizone UNDIP Inisiasi Gerakan Kerelawanan Nasional untuk Pemenuhan Gizi Anak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID