• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Shuttle Wisata Tuban

Massa aksi membawa keranda mayat sebagai simbol kekecewaan terhadap DLHP Tuban yang dinilai lamban menangani persoalan shuttle dan bentor liar. (Foto : Mochamad Abdurrochim / Tugu Jatim)

Shuttle Wisata Tuban Diprotes, Ratusan Tukang Becak dan PKL Geruduk DPRD

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Polemik shuttle wisata Tuban kembali memanas. Ratusan tukang becak dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Parkiran Wisata Kebonsari menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Tuban, Selasa (02/06/2026). Mereka menuntut penghentian shuttle dan penertiban Becak Motor (Bentor) yang dinilai mematikan penghasilan rakyat kecil.

Aksi massa dimulai dari Parkiran Kebonsari menuju gedung dewan dengan iring-iringan becak. Massa juga membawa poster tuntutan hingga keranda mayat yang ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban sebagai simbol matinya keadilan bagi masyarakat kecil.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

PKL dan Tukang Becak Tuban Desak Shuttle Wisata Ditutup

Koordinator PKL Parkiran Kebonsari, Teguh Suyono, mengatakan aksi tersebut dilakukan karena para pedagang dan tukang becak merasa lelah menagih janji pemerintah terkait penertiban shuttle dan bentor.

“Kami datang ke DPRD untuk meminta bantuan agar janji itu benar-benar ditepati. Intinya ada empat tuntutan, tapi yang paling utama penghapusan shuttle dan penertiban bentor,” ujarnya.

Menurut Teguh, keberadaan shuttle membuat bus peziarah tidak lagi masuk ke area parkir wisata Kebonsari. Dampaknya, tukang becak dan pedagang kehilangan pelanggan selama bertahun-tahun.

“Karena bus tidak masuk parkiran wisata, akhirnya peziarah juga tidak masuk. Penghasilan kami turun drastis,” katanya.

Teguh mengaku kondisi itu sudah berlangsung hampir enam tahun. Bahkan, banyak pedagang harus merugi karena dagangan tidak laku.

“Saya modal Rp700 ribu dari pagi sampai malam, hasilnya cuma Rp70 ribu. Banyak nasi terbuang,” keluhnya.

Baca Juga : Ratusan Tukang Becak Sunan Bonang Datangi Kantor Bupati Tuban, Tolak Shuttle dan Bentor

Keranda Dibawa ke DPRD, Simbol Kekecewaan ke DLHP Tuban

Dalam aksi tersebut, massa juga membawa keranda mayat sebagai simbol kekecewaan terhadap DLHP Tuban yang dinilai lamban menangani persoalan shuttle dan bentor liar.

Para demonstran menilai pemerintah seolah tutup mata terhadap persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Mereka menyebut keberadaan shuttle di sejumlah titik seperti kawasan Makam Tundung Musuh, sekitar Makam Sunan Bonang, hingga Terminal Baru Tuban semakin memperparah kondisi ekonomi masyarakat kecil.

Teguh menegaskan para pedagang akan kembali turun ke jalan apabila hasil kesepakatan dengan DPRD dan pemerintah daerah tidak dijalankan.

“Kalau kesepakatan ini tidak berjalan, kami akan aksi lagi,” tegasnya.

Shuttle Wisata Tuban
Tampak ratusan massa yang memadatai depan Kantor DPRD Tuban, menuntut hapus shuttle dan Bentor di Wisata Makam Sunan Bonang. (Foto : Mochamad Abdurrochim / Tugu Jatim)

Pendapatan Anjlok, PKL Kebonsari Tuntut Bentor Ditertibkan

Selain shuttle, para demonstran juga meminta bentor liar ditertibkan. Mereka menilai keberadaan becak liar dan bentor justru memunculkan citra buruk terhadap paguyuban becak resmi di Parkiran Kebonsari.

“Kami ini sering kena fitnah akibat shuttle dan becak liar. Padahal kami punya paguyuban resmi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, menyebut penertiban sebenarnya sudah dilakukan bersama aparat kepolisian dan masih terus berjalan hingga saat ini.

“Penindakan sudah kami lakukan bersama Polres dan tetap berjalan sampai sekarang,” katanya.

Ia menjelaskan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan penertiban karena membutuhkan kolaborasi lintas instansi serta dukungan seluruh pihak terkait.

Menurutnya, persoalan utama muncul ketika kendaraan tertentu mengambil penumpang peziarah di tengah jalan sehingga bus tidak masuk ke terminal wisata.

“Harapannya bus peziarah tetap masuk ke terminal wisata, jangan dihentikan di tengah jalan,” jelasnya.

Anthon juga mengakui penertiban sebelumnya sempat berhasil dilakukan. Namun, kondisi kembali berulang karena kurangnya pengawasan di lapangan.

“Dulu pernah bersih setelah ditertibkan, tapi lama-lama muncul lagi. Itu memang jadi problem bersama,” imbuhnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap mencari solusi agar aktivitas wisata religi di Tuban tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup di kawasan parkiran wisata.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniberita Tubanberita Tuban hari iniKabupaten TubanKabupaten Tuban hari iniTubanTuban hari iniTukang Becak dan PKL Geruduk DPRD Tuban
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Parkiran Kebonsari

DPRD Tuban Soroti Shuttle Wisata, Pedagang dan Tukang Becak Parkiran Kebonsari Tagih Janji Pemkab

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID