BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp2,07 triliun. Di tengah capaian pendapatan daerah yang melampaui target, DPRD mengingatkan agar kapasitas fiskal yang besar tersebut mampu diterjemahkan menjadi program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.
Berdasarkan Laporan Realisasi APBD 2025, total belanja daerah terealisasi sebesar Rp6,4 triliun atau 81,5 persen dari pagu anggaran Rp7,8 triliun. Sementara itu, pendapatan daerah secara makro mencapai 103,89 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Bidang Akuntansi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Anie Susanti Hartoyo, membenarkan Silpa APBD 2025 mencapai Rp 2,07 triliun.
Faktor Silpa APBD Bojonegroro 2025 Capai Rp2,07 Triliun
Menurutnya, besarnya Silpa dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari efisiensi pelaksanaan program hingga adanya dana yang bersifat terikat dan hanya dapat digunakan untuk kegiatan tertentu.
“Adanya dana-dana yang bersifat terikat dan hanya dapat digunakan untuk kegiatan tertentu. Selain itu, Silpa BLUD juga bersifat in-out,” ungkap Anie Susanti.
Ia menambahkan, pelampauan target pendapatan daerah juga turut berkontribusi terhadap besarnya Silpa yang tercatat pada akhir tahun anggaran. Dari sisi belanja, kelompok belanja operasi terealisasi Rp3,5 triliun atau 80,9 persen dari anggaran Rp4,4 triliun.
“Belanja pegawai masih menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp1,8 triliun dari pagu Rp2,2 triliun,” ujarnya.
Sementara itu, belanja barang dan jasa terealisasi Rp1,3 triliun atau 81,5 persen. Belanja hibah mencapai Rp277,5 miliar atau 85 persen dari pagu, sedangkan bantuan sosial terserap Rp114,4 miliar atau 66,9 persen dari anggaran yang tersedia. Beberapa pos belanja tercatat memiliki tingkat serapan rendah. Belanja subsidi, terealisasi Rp34,8 juta atau 17,4 persen dari pagu Rp200 juta.
“Belanja tidak terduga hanya terserap Rp377,9 juta atau 0,35 persen dari alokasi Rp107,4 miliar,” ucapnya.
DPRD Bojonegoro Apresiasi Pendatapan Melebihi Target
Menanggapi capaian APBD tersebut, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Bojonegoro Amin Thohari mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan. Menurutnya, capaian pendapatan yang melebihi target menunjukkan potensi fiskal Bojonegoro masih sangat kuat.
Namun demikian, ia menilai keberhasilan tersebut harus diikuti dengan program pembangunan yang lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Pendapatan yang besar ini harus dibarengi dengan tersedianya banyak lapangan kerja yang tersedia dan merata agar dirasakan seluruh lapisan masyarakat,”sambungnya.
Sekretaris Komisi D DPRD Bojonegoro itu juga menekankan, pentingnya penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, sinergi yang baik antar-OPD akan membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus mengoptimalkan serapan anggaran pada tahun-tahun mendatang.
“Silpa yang masih tersisa, pengelolaan anggaran ke depan diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan fiskal daerah, tetapi juga mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro secara lebih merata,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Lizza Arnofia Choirunisa
Editor: Mochamad Abdurrochim








