• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pegadaian Tuban.

Kantor Pegadaian Cabang Tuban yang menjadi salah satu solusi bagi masyarakat. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Demi Wisuda sang Suami, Kisah Siti Sofiyah Gadaikan Tabungan Emas di Pegadaian Tuban

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Langkah Siti Sofiyah terasa berat menuju Pegadaian Tuban pada Selasa pagi (09/09/2025). Perempuan berusia tiga puluhan tahun, warga Kecamatan Tuban, itu tampak menggenggam erat tangan suaminya. Di gendongannya, seorang bayi berusia 10 bulan tampak tertidur pulas. Sambil tetap menjaga bayinya, hati Sofi bergejolak. Kegelisahannya belum juga pergi.

Hampir tidak bisa tidur semalaman, Sofi —begitu dia disapa— terus memikirkan kebutuhannya yang mendesak, yaitu biaya wisuda pascasarjana sang suami di Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo. Angka jutaan rupiah yang harus dibayarkan bukan jumlah kecil bagi keluarga kecil ini. Semua tabungan hampir habis dan hanya ada satu harapan terakhir—tabungan emas Pegadaian Tuban yang selama ini dia kumpulkan sedikit demi sedikit.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Baca Juga: Masyarakat Merdeka Finansial! Pegadaian Kenalkan Emas Sebagai Instrumen Investasi Cerdas

Aplikasi Pegadaian Error, Transaksi Tetap Dilayani

Di perjalanan menuju Kantor Cabang Pegadaian Tuban di Jalan Lukman Hakim, Sofi berkali-kali menarik napas panjang. Dia teringat, saat transaksi terakhir, petugas sempat menyarankan untuk menggunakan aplikasi dalam jual-beli maupun gadai emas. Sementara, aplikasinya kini sudah tidak bisa dibuka. Kata sandi lupa, nomor gawai juga sudah tidak aktif.

“Bagaimana kalau hari ini ditolak karena tidak pakai aplikasi?” gumamnya dalam hati.

Gadai emas Pegadaian Tuban.
Rekening tabungan emas yang dimiliki Siti Sofiyah menjadi salah satu solusi saat membutuhkan dana. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Namun, dia tahu tidak bisa menundanya lagi. Dengan niat bulat, dia berangkat.

“Bismillah,” ucapnya lirih, seolah memberi kekuatan pada dirinya sendiri.

Setiba di kantor Pegadaian Tuban, Sofi menyampaikan kegelisahannya kepada petugas. Wajahnya yang semula tegang perlahan melembut ketika mendengar jawaban, transaksi tetap bisa dilakukan tanpa aplikasi.

“Alhamdulillah,” batinnya lega.

Pegadaian Beri Pilihan Program Menarik untuk Nasabah

Meski begitu, perjuangan belum selesai. Dia harus menunggu antrean hampir satu jam. Ruang tunggu cukup ramai. Mulai dari bapak paro baya yang membawa kalung emas, seorang ibu muda dengan map tebal berisi surat-surat, hingga mahasiswa yang ingin menabung emas. Sementara Sofi berusaha menenangkan bayinya yang mulai rewel.

Sesekali dia melirik jam tangan. Degup jantungnya makin kencang ketika mendengar pengeras suara memanggil namanya. Di meja pelayanan, petugas menyapa ramah.

Gadai emas di Pegadaian Tuban.
Program gadai emas di Pegadaian Cabang Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Ini Ibu, emasnya mau dijual atau digadai saja? Kebetulan harganya hari ini masih cukup tinggi. Sayang kalau dijual,” ujar petugas Pegadaian Tuban sambil menunjukkan kalkulasi harga emas.

Sofi menoleh kepada suaminya. Mereka berdiskusi singkat. Menjual emas memang bisa langsung selesai, tapi itu berarti tabungan yang sudah dikumpulkan akan habis. Akhirnya mereka sepakat: digadai saja.

Jumlah emasnya sebenarnya lebih dari 5 gram, setara hampir Rp9 juta. Namun, Sofi memutuskan menggadaikan 4,0730 gram dengan nilai pinjaman Rp6,7 juta. Cukup untuk biaya wisuda dan masih ada sisa tabungan emas untuk cadangan.

Nasabah di Pegadaian Tuban.
Pelayanan Kantor Pegadaian Cabang Tuban yang seakan tidak pernah sepi dari pelanggannya. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Sambil menyiapkan berkas, petugas kembali menawarkan program menarik. Petugas menawarkan program Emas Cicilan.

“Ibu, di sini ada program Emas Cicilan. Minimal 5 gram. Setoran awalnya tidak sampai Rp500 ribu. Keuntungannya, harga sudah terkunci sejak awal. Jadi, meski harga emas naik, ibu tetap bayar sesuai harga cicilan yang disepakati,” jelasnya penuh antusias.

Sofi terdiam sejenak. Dia tahu benar, harga emas selalu naik dari tahun ke tahun. Tawaran itu terasa menggiurkan, apalagi bisa jadi tabungan masa depan. Namun, dia menelan dalam-dalam keinginannya.

“Sementara tidak dulu, ini saja dulu yang digadai, Mbak,” jawabnya pelan, menolak dengan halus.

Nasabah Pegadaian Tuban.
Suasana nyaman di depan Kantor Pegadaian Cabang Tuban (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Beberapa menit kemudian, uang pinjaman cair. Bukan berupa tunai, melainkan langsung ditransfer ke rekening suaminya. Wajah Sofi yang sejak pagi diliputi resah, kini berubah semringah. Senyum tipis mengembang, seolah beban berat perlahan terangkat.

“Alhamdulillah, sudah kami transfer ya, Bu. Jatuh temponya empat bulan ke depan. Kalau tidak diperpanjang atau dilunasi sampai tanggal itu, barang jaminannya bisa dilelang,” terang petugas dengan ramah.

Sofi mengangguk. Dia paham konsekuensi itu. Namun, setidaknya kini dia bisa pulang dengan lega. Biaya wisuda sang suami aman tanpa harus kehilangan sepenuhnya tabungan emas di Pegadaian Tuban yang susah payah dikumpulkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniNasabah di Pegadaian TubanPegadaian Cabang TubanProgram gadai emas di Pegadaian TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Kejari Mojokerto

Kejari Mojokerto Panggil Saksi Ahli Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID