• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
SMPIT Insan Permata Malang.

Penyuluhan terkait bullying kepada peserta didik SMPIT Insan Permata Malang. (Foto: SMPIT Insan Permata)

Peduli Kesehatan Mental, SMPIT Insan Permata Malang Wujudkan Sekolah Anti Bullying

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – SMPIT Insan Permata Malang ingin menggaungkan dan mewujudkan sekolah bebas bullying. Caranya dengan menerapkan proyek berjudul “Generasi Anti Perundungan, Peduli Kesehatan Mental”.

Kegiatan bertema “Bangunlah Jiwa dan Raganya” ini berlangsung selama dua pekan, yaitu 14-25 Agustus 2023. Sebanyak 209 siswa terlibat, mulai dari siswa kelas 7, 8, dan 9. Program yang ini disusun untuk menciptakan kesempatan belajar murid dalam membentuk diri sesuai Profil Pelajar Pancasila (P3).

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
SMPIT Insan Permata.
Kerja sama anggota kelompok membangun tenda. (Foto: dok SMPIT Insan Permata)

Kepala SMPIT Insan Permata Malang Anang Tri Wahyudi SSi Gr mengatakan, proyek penting ini respons atas rasa prihatin meningkatnya berita kasus perundungan di sekolah. Selain itu, juga adanya rapor pendidikan oleh Kemendikbud yang salah satu indikatornya inklusivitas keamanan sekolah soal perundungan.

Menurut dia, kasus perundungan di sekolah memengaruhi kesehatan mental para korban maupun pelaku. Contohnya memicu gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan lain-lainnya.

Siswa SMPIT Insan Permata.
Bermain peran dalam kelompok, ada yang menjadi pelaku bullying, korban, dan penonton. (Foto: dok SMPIT Insan Permata)

“Tahun ajaran ini kami fokus, salah satunya itu (perundungan). Penekanannya pada penguatan profil pelajar Pancasila. Tujuannya agar para siswa lebih sadar aksi perundungan itu berbahaya. Juga agar mereka bisa mengatasi perundungan dan bagaimana saling menghormati teman maupun guru,” ujarnya.

Anang melanjutkan, proyek ini bentuk keterlibatan sekolah sebagai sarana mencegah kasus perundungan antar peserta didik. Karena itu, pengemasan kegiatan ini dengan aksi seru dan menyenangkan, baik di dalam maupun di luar sekolah.

Baca Juga: Inilah 6 Daftar Universitas Korea Terbaik Jajaran Kampus Top Dunia, Song Jong Ki dan Cha Eun Woo Jadi Alumninya!

Dia mengatakan, rangkaian kegiatan serunya mulai dari permainan edukasi, menganalisis studi kasus lewat film, dan penambahan literasi soal perundungan oleh narasumber.

“Semua itu untuk menambah pemahaman para peserta didik,” katanya.

Siswa SMPIT Insan Permata Malang.
Pengabdian pada masyarakat dengan menggelar bazar sembako murah. (Foto: dok SMPIT Insan Permata)

Menurut dia, semua kegiatan mengacu pada alur Terpadu. Akronimnya dari Telaah, Eksplorasi, Rumuskan, Presentasikan, Aplikasikan, Duniawi, dan Ukhrawi yang sudah ditetapkan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).

“Kami kolaborasikan dengan alur kurikulum merdeka, jadi anak menelaah masalah, observasi lingkungan, pemaparan materi, dan lain-lainnya. Jadi, siswa bisa mengeksplorasi kasus perundungan,” bebernya.

Saat eksplorasi, dia melanjutkan, peserta didik diajak untuk berkemah di Wisata Alam Coban Rais. Untuk tahap telaah, mereka melihat video serta mendengarkan pemaparan dari pemateri soal perundungan.

Melalui berbagai tahapan, dia menjelaskan, peserta didik akan membuat video bersama pendampingnya soal anti bullying untuk dikampanyekan melalui media sosial.

“Agenda kemah baru kami awali lagi setelah pandemi. Para siswa dan guru merasa luar biasa, effort-nya cukup besar tapi manfaatnya juga besar,” terangnya.

Hasilnya, para siswa mampu memahami konsep perundungan, mengasah kemandirian, tanggung jawab, hingga sosialisasi tanpa ada ketimpangan sosial.

Siswa SMPIT Insan Permata di Malang.
Upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT RI ke-78. (Foto: dok SMPIT Insan Permata)

“Saat kemah, mereka juga saling membantu. Ya membantu antar kelompok, jadi memang menjadi momen untuk menumbuhkan empati, kepedulian lingkungan. Semua saling terkait. Kami buat dinamika-dinamika dalam pembentukan kelompok agar bisa merasakan tidak bisa hidup sendirian dan butuh orang lain,” sambungnya.

Dalam kegiatan ini, SMPIT Insan Permata Malang juga upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT RI ke-78. Mereka juga melakukan pengabdian masyarakat di sekitar Coban Rais dengan berjualan sembako murah.

Dia berharap proyek ini diimplementasikan secara berkelanjutan. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bebas kasus perundungan. (adv)

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita SMPIT Insan PermataGenerasi milenial jaga kesehatan mentalkiat menjaga kesehatan mentalKota Malang hari iniPenanganan kesehatan mentalSiswa SMPIT Insan PermataSMPIT Insan Permata berantas kasus bullying
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

Next Post
SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.

Bekal Trofeo, Tim SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Optimis 8 Besar Tugu Jatim Cup 2023

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID