• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pemateri memberikan wawasan kepada petani Greenbelt terkait Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan, di area reklamasi.foto dok. Istimewa

Pemateri memberikan wawasan kepada petani Greenbelt terkait Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan, di area reklamasi.foto dok. Istimewa

Edukasi Petani Soal Greenbelt, SIG Tuban Ingatkan Bahaya Kebakaran dan Sanksi Hukum

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kekeringan panjang tidak hanya mengancam tanaman, tapi juga memicu potensi kebakaran hutan dan lahan. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban (SIG Tuban) menggandeng ratusan petani greenbelt untuk memperkuat kesadaran menjaga kelestarian lingkungan pasca tambang.

Melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan Area Reklamasi, perusahaan pelat merah ini menggelar edukasi selama dua hari, pada 23–24 Oktober 2025, di Auditorium Kantor Pusat SIG Pabrik Tuban, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Sedikitnya 500 petani yang selama ini bercocok tanam di kawasan greenbelt hadir dalam kegiatan tersebut.

Senior Manager Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen menjaga ekosistem reklamasi serta mencegah praktik yang dapat memicu kerusakan, khususnya penebangan liar dan pembakaran.

tugujatim greenbelt
Pembukaan Sosialisasi Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan, di area reklamasi kepada para petani yang tergabung dalam kelompok petani greenbelt. foto dok. Istimewa

“Kami ingin para petani memahami bahwa menjaga kawasan hutan, reklamasi pasca tambang, dan greenbelt adalah tanggung jawab bersama. Apalagi risiko kebakaran di musim kemarau bisa membahayakan lingkungan dan aktivitas operasional,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Menurut Dharma, area greenbelt berperan vital sebagai zona penyangga antara wilayah tambang dan pemukiman warga. Selain meredam dampak aktivitas tambang seperti kebisingan, area ini juga menjadi bagian dari upaya pertambangan berkelanjutan.

Tak hanya membahas pencegahan kebakaran, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum apabila terjadi kelalaian atau kesengajaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Kawasan reklamasi dan greenbelt adalah implementasi pertambangan berkelanjutan. Kami berharap para petani menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kebersihan area ini, sekaligus memahami risiko hukum yang bisa timbul,” tegasnya.

Menambah pemahaman hukum, Security Operation Officer SIG Pabrik Tuban, AKBP Kuncoro, mengingatkan adanya ketentuan tegas dalam perundang-undangan terkait pembakaran lahan.

Salah satunya tercantum dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 108 jo. Pasal 69 ayat (1) huruf h, dengan ancaman pidana dan denda yang tidak kecil.

“Jika karena kelalaian mengakibatkan kebakaran, bisa dijerat Pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun,” jelasnya.

Tak hanya pelaku utama, lanjut Kuncoro, pihak yang menyuruh, turut serta, atau menganjurkan pembakaran juga dapat dijerat hukum.

Sosialisasi ini disambut antusias para petani. Mereka menganggap kegiatan ini bukan hanya sekadar penyampaian aturan, tetapi juga bekal penting dalam menanggulangi risiko kebakaran lahan.

“Kegiatan ini sangat bagus. Kami jadi lebih paham fungsi greenbelt dan konsekuensi hukum jika merusak atau membakar tanaman,” tutur Badrus Sholeh, salah satu petani greenbelt.

Dengan edukasi ini, SIG berharap greenbelt tak sekadar menjadi kawasan penyangga, tetapi juga tumbuh sebagai simbol kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanSIG TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Harga pupuk subsidi.

Harga Pupuk Subsidi Turun, DPRD Jember Desak Pengawasan Ketat Pasca Temuan Pedagang Nakal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID