Soal IT dan Digital Marketing, Tugu Media Group Belajar dari Dua Tamu Spesial Ini... - Tugujatim.id

Soal IT dan Digital Marketing, Tugu Media Group Belajar dari Dua Tamu Spesial Ini…

  • Bagikan
Saat Tugu Media Group menggelar silaturahmi dan berbagi ilmu. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)
Saat Tugu Media Group menggelar silaturahmi dan berbagi ilmu. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Tugu Media Group yang membawahi Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID mengadakan acara silaturahmi sekaligus berbagi ilmu dengan jajaran manajemen, marketing, bidang IT, dan redaksi untuk peningkatan skill pada Sabtu (03/04/2021) di Jalan Dirgantara A1/12B, Kedungkandang, Kota Malang.

Topik yang dibahas yakni konten berita online, konten media sosial, pengelolaan website, hingga “tech for digital media“, “maintaining digital media product“, serta “business model“.

Tamu spesial yang hadir yaitu eks Vice President (VP) DetikCom sekaligus Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Donny Budi Utoyo serta “Information Communication Technology” (ICT) Watch sekaligus eks IT DetikCom dan KumparanCom Catur.

Dalam kesempatan berbagi ilmu tersebut, Donny menjelaskan terkait “extention” yang biasa dipakai pada platform Google Chrome untuk memudahkan tim IT menganalisis statistik portal berita Tugu Media Group.

“Jadi, tim IT zaman sekarang lebih mudah mengetahui traffic website karena dibantu oleh salah satu extention pada Google Chrome yang bernama ‘Page Analytics Chrome Extention’,” terang Donny di kantor Tugu Media Group.

Eks Vice President (VP) DetikCom sekaligus Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Donny Budi Utoyo serta "Information Communication Technology" (ICT) Watch sekaligus eks IT DetikCom dan KumparanCom Catur (kiri) saat memberikan materi kepada Tugu Media Group. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)
Eks Vice President (VP) DetikCom sekaligus Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Donny Budi Utoyo serta “Information Communication Technology” (ICT) Watch sekaligus eks IT DetikCom dan KumparanCom Catur (kiri) saat memberikan materi kepada Tugu Media Group. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)

Selain itu, Donny juga menjelaskan bahwa dalam “extention” tersebut dapat mendeteksi bagian dari portal berita yang sering diklik oleh pengunjung. Hal itu, Donny menjelaskan, dapat dipakai sebagai pertimbangan meletakkan iklan atau sponsor.

“Dalam ‘extention’ ini, kami juga bisa melihat ada warna biru, hijau, kuning, dan merah. Warna merah yakni bagian yang sering diklik atau ada interaksi dengan pengunjung. Sedangkan yang warna hijau, interaksinya kurang banyak,” bebernya.

“Informasi wilayah-wilayah di website bagian mana yang sering ada interaksi dengan pengunjung, dapat dipakai untuk mempertimbangkan lokasi peletakan iklan atau sponsor. Hal ini yang perlu dipakai oleh teman-teman ‘marketing’,” imbuhnya.

Di sisi lain, Catur juga memperkuat penjelasan mengenai optimalisasi website Tugu Media Group meliputi Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID. Catur menegaskan, perlu adanya penguatan berita-berita lokal di Malang, kemudian disebut dengan istilah “hyper local”.

“Jadi, misal ada isu-isu nasional, teman-teman bisa memakai perspektif daerah lokal masing-masing. Hal itu harus diperkuat, bagaimana sudut pandang dari kepala dinas, lembaga, atau instansi di daerah. Itu menarik,” ujar Catur.

Pemimpin Redaksi Tugu Jatim ID Nurcholis MA Basyari (kanan) dan Redaktur Pelaksana Tugu Jatim ID Savero Karamiveta Dwipayana saat acara berbagi ilmu bersama Tugu Media Group. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)
Pemimpin Redaksi Tugu Jatim ID Nurcholis MA Basyari (kanan) dan Redaktur Pelaksana Tugu Jatim ID Savero Karamiveta Dwipayana saat acara berbagi ilmu bersama Tugu Media Group. (Foto: Tugu Media Group/Tugu Jatim)

Kemudian, dia mengimbuhkan, juga pemaparan soal kedekatan emosional antara wartawan dan masyarakat di daerah lokal masing-masing. Jadi, Catur menjelaskan, saat ingin teken kerja sama posisi kita sebagai media yang paling tahu soal daerah lokal tersebut.

“Kelebihan lain, Tugu Malang ID mempunyai potensi dekat dengan masyarakat Malang secara emosional. Karena hadir langsung secara dekat. Hal itu bisa dipakai untuk penawaran dalam kerja sama, ‘media mana lagi yang paling tahu mengenai Malang, kalau bukan Tugu Malang ID?’ Kalau ingin iklan, jadi bisa langsung di Tugu Malang ID,” sebutnya.

Setelah kedua tamu undangan menjelaskan gayeng soal “Google Analytics” dan “Marketing Digital” untuk mengembangkan Tugu Media Group, Redaktur Pelaksana Tugu Jatim ID Savero Karamiveta Dwipayana menyampaikan, peningkatan kompetensi merupakan hal penting karena hal yang tidak bisa dicuri adalah ide dan pemikiran.

“Belajar banyak (mengenai ‘Google Analytics’ dan ‘Digital Marketing’, red) dari tamu hebat merupakan hal penting. Karena salah satu hal yang tidak bisa dicuri ialah pemikiran dan ide,” tutur Savero.

Di sisi lain, Pemimpin Redaksi Tugu Jatim ID Nurcholis MA Basyari memberi kesimpulan sebagai penutup.

“Setelah menyimak pemaparan Pak Donny dan Pak Catur, luar biasa sekali. Intinya, di era sekarang, tidak ada lagi wartawan lokal atau nasional, semua wartawan sama. Karena basisnya sekarang ‘World Wide Web’ atau ‘www’. Jadi, kita bisa menjangkau dunia secara internasional,” jelas Nurcholis.

“Saya mengucapkan terima kasih pada teman-teman semua, tetap semangat. Kita pasti akan sampai ke sana, sesuai target Tugu Media Group,” ujarnya.

Untuk diketahui, acara silaturahmi dan berbagi ilmu tersebut ditutup dengan swafoto bersama Donny Budi Utoyo, Eyang Catur, Nurcholis MA Basyari, Savero Karamiveta Dwipayana, dan jajaran manajemen, marketing, tim IT, dan redaksi. (Rangga Aji/ln)

  • Bagikan