• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Songkok batik.

Abdul Manaf, perajin songkok batik, memperlihatkan hasil karyanya yang sudah tembus pasar nasional. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Songkok Batik Tuban Laris Manis saat Ramadan, Penjualan Naik 30 Persen

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Ramadan membawa berkah tersendiri bagi Abdul Manaf, 65, bersama istrinya Rosalinda, perajin songkok batik asal Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Permintaan terhadap songkok khas kreasinya ini melonjak hingga 30 persen selama bulan suci ini.

Produk yang memadukan tradisi batik dengan sentuhan elegan ini semakin menarik perhatian, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mulai merambah pasar internasional.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

Abdul Manaf bukanlah sosok baru dalam dunia kerajinan. Pria kelahiran Gresik ini telah menetap di Tuban selama hampir 25 tahun dan merintis usahanya sejak 2017.

Baca Juga: Menyelami Kekayaan Budaya Batik Jawa Timur: Lima Jenis Batik yang Terkenal

Berbekal pengalaman magang di Gresik pada 1970-an, dia mengembangkan keahliannya dalam membuat songkok berbahan batik khas Kerek, Tuban. Tidak hanya songkok, dia juga memproduksi udeng, sarung batik, baju batik, slayer, dasi, hingga masker batik.

“Dulu saya ingin fokus di batik saja, tapi kemudian terpikir untuk mengembangkan produk yang berbeda, yaitu songkok batik,” ujarnya.

Songkok Batik Elegan Makin Diminati Pasar Lokal dan Internasional

Produk-produk Abdul Manaf telah memiliki pangsa pasar di berbagai daerah seperti Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Sidoarjo, Malang, serta beberapa luar pulau. Bahkan, kini dia tengah mengurus administrasi untuk ekspor ke Singapura dan Amerika Serikat.

“Kalau bulan puasa begini, biasanya permintaan meningkat. Tahun ini naik 20-30 persen atau sekitar 5-10 kodi. Tapi dibandingkan tahun sebelumnya, masih ada penurunan, dulu bisa naik sampai 100 persen,” jelasnya.

Harga songkok batiknya bervariasi, tergantung jenis kain yang digunakan. Untuk songkok batik standar, harganya berkisar Rp50 ribu. Sedangkan songkok batik berbahan kain gedog bisa mencapai Rp200 ribu-Rp250 ribu.

Keuletannya dalam berinovasi membuat Abdul Manaf tidak asing dengan penghargaan. Pria yang memilik basic pengajar ini pernah menyabet juara dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi Batik di Lasem pada 2018 yang diikuti hampir seluruh Indonesia.

Songkok batik Tuban.
Abdul Manaf, perajin songkok batik, melayani pembeli saat Ramadan. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

 

Terbaru, usahanya yang tergabung dalam kelompok industri kecil dan menengah (IKM) meraih juara 1 di ajang serupa pada 2024 yang diterima oleh istrinya.

Tidak hanya fokus berjualan, dia juga aktif membagikan ilmunya kepada masyarakat. Siapa pun yang ingin belajar membuat songkok batik bisa datang langsung ke tempatnya secara gratis. Bahkan, dia dengan terbuka mengajarkan keterampilan ini kepada penyandang disabilitas.

“Saya tidak khawatir kalau ilmu saya ditiru. Justru saya senang jika ada yang ikut melestarikan budaya ini,” ungkapnya dengan senyum.

Meskipun bisnisnya sempat terdampak pandemi, jumlah pekerja berkurang dari enam orang menjadi dua, Abdul Manaf tetap optimis. Dia percaya bahwa songkok batik khas Tuban memiliki daya tarik tersendiri dan akan terus dicari, baik oleh masyarakat lokal maupun mancanegara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniPerajin Songkok Batik TubanProduk Songkok Batik TubanSongkok Batik di TubanSongkok Batik TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Masjid Jami Ki Buyut Langkay.

Uniknya Masjid Jami Ki Buyut Langkay Mojokerto, Masjid dan Menara Jadi Satu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID