• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Masjid Jami Ki Buyut Langkay.

Masjid Ki Buyut Langkay Mojokerto tampak dari luar. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Uniknya Masjid Jami Ki Buyut Langkay Mojokerto, Masjid dan Menara Jadi Satu

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Bentuk masjid di Indonesia umumnya mempunyai menara yang terpisah dari area inti masjid. Tapi, Masjid Jami Ki Buyut Langkay di Mojokerto ini berbeda, apa keunikannya?

Apa jadinya bila masjid dan menara bergabung menjadi satu? Hal tersebut ternyata dijumpai di Mojokerto, Jawa Timur. Ada sebuah masjid yang tidak menggunakan gaya kubah atau mustaka, malah menggabungkan masjid dan menara menjadi satu.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Baca Juga: Adem! Potret Sudut-Sudut Masjid Ki Buyut Langkay Mojokerto

Masjid tersebut adalah Masjid Jami Ki Buyut Langkay. Masjid unik ini berlokasi di Sumbertebu, Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Masjid ini mudah ditemukan karena berada persis di depan balai Desa Sumbertebu. Selain itu, menara masjid yang menjulang tinggi di area persawahan membuatnya kian mudah dikenali.

Kesan pertama saat tiba di masjid unik ini adalah dominasi warna hijau dan kuning terang pada bagian depan. Lalu, ada kaligrafi nama-nama Allah SWT (Asmaul Husna) berwarna kuning keemasan di atas pintu dan jendela bagian depan. Sementara, warna hijau juga dapat dijumpai pada hiasan langit-langit masjid. Sementara warna putih lebih banyak dijumpai pada bagian dalam masjid.

Cerita Pendirian Masjid Unik

Masjid Jami’ dengan dua lantai ini dinamai dengan Ki Buyut Langkay sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu tokoh sepuh atau tetua di mana masjid ini berdiri.

“Ceritanya daerah sini dulu berupa hutan lebat. Kemudian sekitar abad 19 itu salah satu penggawa Pangeran Diponegoro ada yang lari. Nah, beliau itu yang mbabat (membuka) dusun ini, makamnya juga tidak terlalu jauh dari masjid ini,” ujar salah satu takmir Masjid Ki Buyut Langkay, Sutikno, Rabu (19/03/2025).

Sutikno melanjutkan, model masjid ini awalnya ingin menggunakan kubah pada bagian atasnya. Namun akibat faktor yang tidak disengaja, membuat konstruksi masjid berubah sehingga menara segi empat tergabung dengan ruang utama masjid.

Masjid Ki Buyut Langkay berdiri pada 1997 silam. Masjid dengan luas 25 x 25 meter ini berdiri di atas lahan seluas 40 x 50 meter. Pembangunan masjid ini berawal dari seorang donatur bernama Haji Toifin.

“Nah untuk menara ini kan bentuknya kayak simbol dari laki-laki. Itu juga sekaligus sebagai pertanda bahwa nama masjid ini berasal dari tokoh laki-laki serta yang membangun juga dari laki-laki,” tambah Sutikno.

Baca Juga: Jamaah Tarawih Masjid di Malang Dapat Uang Barokah Rp20 Ribu Setiap Hari

Menara Masjid Ki Buyut Langkay ini mempunyai tinggi 50 meter dengan menggunakan material dari besi baja serta seng. Seiring berjalannya waktu, secara kasatmata menara tersebut tampak kusam dan berkarat.

“Kalau perawatan memang lumayan sulit. Selain karena tinggi, materialnya juga sudah lama digunakan. Di dalam menara juga akhirnya jadi sarang beberapa hewan karena lama tidak dirawat,” sambung Sutikno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniMasjid Ki Buyut Langkay di MojokertoMasjid Ki Buyut Langkay MojokertoMasjid unik di MojokertoMojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Jember.

Pemkab Jember Gabungkan 2 Dinas, Potensi Lemahkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID