MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sosok wanita ini terbilang tangguh. Sriani, wanita yang sudah berusia setengah abad lebih ini bisa dibilang sigap dan luwes saat mengemudikan armada bus Trans Jatim koridor Mojokerto-Surabaya. Siapa sangka, single mom asal Ploso, Jombang, ini sudah lama bergelut dengan dunia angkutan umum.
Sekilas, terlihat Sriani tidak berbeda dengan ibu-ibu lainnya. Perawakannya sederhana, riasan yang tampak di wajahnya juga biasa saat berada di balik kemudi bus Trans Jatim di Mojokerto. Namun, tangan Sriani menjadi penentu kenyamanan dan keamanan penumpang salah satu bus andalan di Jawa Timur ini.
Baca Juga: Bus Trans Jatim Antarkan Penumpang Sampai Parkiran Stasiun Malang Baru
Perjalanan Sriani di dunia transportasi umum bermula pada 2016 silam. Keputusan menjadi sopir diambil oleh Sriani bukan tanpa sebab. Uniknya, Sriani tidak mengemudikan bus saat pertama kali menjadi sopir.
Sriani awalnya menjadi sopir truk tronton. Dia menempuh trayek Jawa-Bali. Pekerjaan ini ditekuni Sriani kendati butuh tenaga tidak sedikit sekaligus berisiko tinggi.
“Tapi memang saya terbiasa kerjanya berat. Pernah kerja di sebuah pabrik di Sidoarjo. Tapi pilih keluar (dari pabrik), lalu milih jadi sopir saja,” tuturnya pada Selasa (23/12/2025).
Terima Gaji sesuai UMK Surabaya
Wanita yang kini hidup sendirian ini lantas melamar menjadi sopir bus Trans Jatim koridor II yang menempuh rute Mojokerto-Surabaya. Sriani melakoni pekerjaan tersebut sejak 2023 lalu, saat rute ini diresmikan dulu.
Sebagai sopir bus Trans Jatim di Mojokerto, Sriani mengaku menerima gaji sesuai dengan UMK Surabaya.
“Alhamdulillah, cukup untuk kebutuhan kami. Saya kan sudah ndak punya suami, anak saya cuma satu, cucu sudah dua, tapi sudah hidup sendiri. Saya akhirnya sendirian juga, ndak ada tanggungan sekolah anak atau lainnya,” beber Sriani.
Meski begitu, masih saja dijumpai godaan saat menjadi sopir, terutama datang dari sopir pria. Namun, Sriani tidak ambil pusing.
“Sudah biasa, bagi saya cuma candaan saja,” ujarnya.
Sriani tahu bahwa dunia yang dia geluti tidak mudah. Namun, dia menitipkan pesan kepada ibu-ibu lain yang mungkin tampak sederhana.
“Semoga ibu-ibu di luar sana tetap sehat dan selalu lancar rezekinya,” tutupnya, sembari tersenyum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








