• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumber Towo di dekat Makam Panjang yang diyakini bertuah. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Sumber Towo di dekat Makam Panjang yang diyakini bertuah. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Sumber Towo di Makam Panjang Mojokerto, Sumber Air yang Diyakini Bertuah

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sumber Towo adalah sumber mata air yang letaknya tak jauh dari Makam Panjang di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Sumber mata air yang diyakini tak pernah kering ini berada sekitar 20 meter arah barat dari bangunan utama Makam Panjang. Letaknya persis bersebelahan dengan musala.

Juru kunci Makam Panjang, Suwito mengatakan bahwa Sumber Towo diyakini bersumber dari Makam Panjang sendiri. Tak hanya itu, kata Sumber Towo berasal dari bahasa Jawa yang berarti sumber air yang rasanya tawar.

You might also like

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

19/06/2026 10:15 AM
Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM

“Sumber ini (Sumber Towo) berasal dari bangunan utama (Makam Panjang). Banyak kelebihan yang diyakini, karena sumbernya berasal dari tempat yang jadi pusat Jawa,” beber Suwito, pada Minggu (21/1/2024).

Suwito menambahkan bahwa pengunjung yang mendatangi Sumber Towo mempunyai berbagai niatan. Mulai dari ingin dipanjangkan usianya, ingin lancar usahanya, hingga ingin sembuh dari penyakit tertentu yang tengah diderita.

“Pokok harus yakin kalau ke sini (Sumber Towo). Namun mintanya ke Yang Maha Kuasa. Makanya kami ya terbuka buat siapa saja, buat agama apapun yang ingin berkunjung ke sini,” beber Suwito.

Dari amatan Tugu Jatim, Sumber Towo memiliki empat ruang kecil. Ruang-ruang kecil itu mempunyai kolam air yang berasal dari sumber yang sama. Dari keempat ruang kecil tersebut, tersedia ruang khusus untuk menyucikan diri sebelum pengunjung ingin menggelar ritual tertentu.

“Ada pula ruang untuk sekadar minum air dari Sumber Towo. Seperti yang Anda lihat ini. Ini buat minum airnya saja,” kata Suwito seraya menunjuk ruang kecil yang ia maksud.

Suwito mengatakan bahwa terdapat waktu-waktu tertentu saat Makam Panjang ramai pengunjung. Waktu tersebut bergantung pada pasaran bulan dalam hitungan Jawa. “Biasanya ya Jumat Legi, lumayan banyak pengunjung, atau malam bulan purnama. Sesuai keyakinan masing-masing juga ada. Tapi seringnya waktu ramai ya itu,” tandas Suwito.

Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita mojokertoBerita Mojokerto hari inimakam panjangMojokertosumber towo
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Next Post
Candi Gentong, Salah Satu Peninggalan Kerajaan Majapahit di Mojokerto

Candi Gentong, Salah Satu Peninggalan Kerajaan Majapahit di Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID