Tahun 2021, Pemkot Malang Target 100 Persen Warga Sudah Tervaksin - Tugujatim.id

Tahun 2021, Pemkot Malang Target 100 Persen Warga Sudah Tervaksin

  • Bagikan
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) dan Kadinkes Kota Malang Husnul Muarif dalam webinar yang digelar Tugu Media Group bersama Forkopimda Kota Malang pada Kamis (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) dan Kadinkes Kota Malang Husnul Muarif dalam webinar yang digelar Tugu Media Group bersama Forkopimda Kota Malang pada Kamis (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Pemkot Malang menarget program vaksinasi Covid-19 tuntas 100 persen pada 2021. Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan hal itu dalam webinar bertajuk “Vaksinasi sebagai Upaya Herd Immunity Menuju Kehidupan Normal” yang digelar Tugu Media Group, Kamis (14/10/2021).

“Masyarakat Kota Malang ini untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua itu kami targetkan bisa selesai 100 persen pada 2021,” papar Sutiaji.

Menurut dia, saat ini vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Malang telah mencapai 90,87 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua telah mencapai 61,15 persen.

“Upaya kami saat ini menyasar RW-RW dengan 16 puskesmas dalam percepatan vaksinasi di Kota Malang,” ucapnya.

Sutiaji menambahkan, upaya percepatan vaksinasi ini juga harus didukung dengan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, tenaga kesehatan (nakes), dan media massa dalam memberikan literasi protokol kesehatan (prokes) pada masyarakat.

“Sehingga apa yang menjadi program pemerintah bisa ditangkap masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Menurut dia, program vaksinasi dalam menjaga kekebalan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tapi, juga perlu kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan target menuju herd immunity.

Namun, dalam hal ini pemerintah tetap akan memberikan jaminan kepada masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Jadi, kekebalan seluruh masyarakat bisa terjamin tanpa memandang bulu.

“Ke depannya saya yakin kita mampu kok asal masyarakat mendapat literasi yang benar. Kalau fasilitas RS tentu disiapkan, tapi itu sebagai benteng terakhir. Sementara benteng terdepan tetap kepatuhan prokes dari masyarakat,” jelasnya.

Dia mengatakan, pandemi ini tak akan berakhir selama tidak taat pada prokes.

“Ketika kita tidak tertib dan disiplin prokes, saya punya keyakinan bahwa pandemi ini tidak akan selesai-selesai. Karena saya sendiri mengalami meski sudah divaksin masih bisa terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Sebagai informasi, webinar yang digelar Tugu Media Group (www.tugumalang.id dan www.tugujatim.id) ini didukung oleh Pemkot Malang, Dandim 0833 Kota Malang, Danrem 083 Baladhika Jaya, Polresta Malang Kota, dan J-99 Corp.

Selain peserta webinar, hadir dalam acara itu, Wali Kota Malang Sutiaji, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, dan penulis buku “Kupas Tuntas Vaksinasi Covid-19” Dr Syifa Mustika.

  • Bagikan