• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Akademisi Kota Batu Nurbani Yusuf saat ditemui pada Selasa (24/08/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Akademisi Kota Batu Nurbani Yusuf saat ditemui pada Selasa (24/08/2021). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Tanggapi Aksi Vandalisme di Baliho Puan, Akademisi Kota Batu: Sikapi dengan Bijak Aspirasi Rakyat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Sebuah aksi vandalisme terhadap baliho Puan Maharani yang viral akan slogan Kepak Sayap Kebhinekaan juga datang dari Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Coretan bertuliskan “Open BO, Cox” pada baliho ini diketahui pada Selasa pagi (24/08/2021).

DPC PDI Perjuangan Kota Batu yang dikomandoi Punjul Santoso pun berencana melaporkan tindakan ini pada kepolisian. Namun, akademisi asal Kota Batu Nurbani Yusuf menganggap langkah itu bukan sikap yang arif dan bijak.

You might also like

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

19/07/2026 10:00 AM
Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM

Menurut alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, aspirasi masyarakat, terlepas dari salah atau benar caranya, tetap harus ditampung. Apalagi, aksi vandalisme yang juga terjadi di mana-mana ini tidak berangkat dari ruang kosong.

”Vandalisme ini tidak datang ujug-ujug. Bagi saya, itu adalah respons alamiah rakyat yang jengah dengan para politikus yang sempat-sempatnya berkampanye di masa sulit seperti ini,” ungkap dia kepada awak media, Selasa (24/08/2021).

Namun, bukan berarti dirinya mendukung aksi vandalisme. Namun, sebagai pemerintah dan wakil rakyat, seharusnya memandang ini sebagai aspirasi masyarakat yang alami.

”Jadi, saya kira pemerintah atau legislatif bisa menyikapi ini dengan bijak. Tidak semua hal harus selesai di meja hijau. Alangkah baiknya jika kita bertabayyun saja,” imbaunya.

Dia melanjutkan, saat pandemi seperti ini seharusnya para politikus membuktikan jani-janjinya.

”Di situasi seperti ini, sudah saatnya berbuat kebaikan dan membuktikan janji-janji politiknya. Ini bukan saat yang tepat untuk berkampanye,” imbuh dia tegas.

Dia berharap agar fenomena ini dijadikan sebagai bahan introspeksi diri daripada membuang waktu perkara ini dibawa ke jalur hukum. Bisa jadi, dia mengatakan, vandalisme menjadi satu-satunya cara rakyat untuk menyampaikan aspirasi yang buntu.

”Artinya, pemerintah-legislatif dalam hal ini harus lebih terbuka menerima aspirasi rakyat. Rakyat juga butuh mengeluh, menyampaikan kekesalan. Menjadi pemerintah, ya memang harus siap juga jadi sansak kekesalan,” tandasnya.

Tags: Baliho Puan MaharaniKasus vandalisme balihoKota BatuPuan Maharanivandalisme
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Next Post
Ilustrasi puisi Perayaan Semesta/tugu jatim

Perayaan Semesta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID