Target Ekonomi Tumbuh 5,8 Persen pada 2022, Inilah Jurus Pemkot Batu... - Tugujatim.id

Target Ekonomi Tumbuh 5,8 Persen pada 2022, Inilah Jurus Pemkot Batu…

  • Bagikan
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Diskominfo Kota Batu/Tugu Jatim)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Diskominfo Kota Batu)

BATU, Tugujatim.id – Pemkot Batu menargetkan ada pertumbuhan ekonomi pada 2022 mencapai 5,4-5,8 persen. Pemulihan ekonomi ini akan digenjot dari sektor pertanian, pariwisata, UMKM, dan pemberdayaan desa. Ke depan, arah kebijakan juga akan difokuskan untuk dua hal yakni penanganan dan penguatan sektor ekonomi serta pembangunan infrastruktur dan penataan ruang yang berkelanjutan.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dalam Rapat Paripurna DPRD Penyampaian KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2020 mengatakan, target capaian pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4 persen adalah target yang realistis.

Nantinya, penanganan pada sektor ekonomi juga berkaitan dengan tindak lanjut dampak pandemi yang mencakup penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan sosial masyarakat.

Selain itu, wali kota yang akrab disapa Bude ini melanjutkan, untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan ruang perkotaan yang berkelanjutan, fokus pada realisasi proyek strategis daerah.

“Realisasi sasaran proyek strategis daerah tahun 2022 meliputi 31 proyek strategis dan 32 IKS yang disinergikan dengan pemberdayaan pembangunan desa,” terang Bude seperti dikutip dari siaran pers Diskominfo Batu, Senin (09/08/2021).

Selain itu, fokus prioritas pembangunan pada 2022 juga mencakup penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, pemantapan kondisi sosial dan trantip wilayah, serta penguatan kualitas SDM dan pelayanan dasar.

Seperti diketahui, sejak dihantam wabah pandemi Covid-19, kondisi perekonomian Kota Batu yang bergantung pada sektor pertanian dan pariwisata seolah mati suri. Sejumlah tempat wisata pun ditutup karena kebijakan pembatasan mobilitas PPKM Darurat. Kebijakan ini pun akhirnya membawa dampak tak keruan bagi perputaran ekonomi di sana. Banyak pengusaha pariwisata, pusat perbelanjaan, hingga pelaku UMKM pun tak berkutik.

  • Bagikan