• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bendungan Lahor

Akses keluar masuk Bendungan Lahor Malang kini wajib membayar retribusi non tunai via gate. (Foto: Dok)

Wajib Bayar Retribusi, Tarif Pengendara Keluar Masuk Kawasan Wisata Bendungan Lahor Malang

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pengendara roda empat maupun roda dua kini wajib membayar retribusi pakai non-tunai atau kartu elektronik jika keluar masuk Kawasan Wisata Bendungan Lahor, Kabupaten Malang. Hal ini berkaitan dengan penerapan sistem gate atau gerbang.

Untuk diketahui, gerbang Kawasan Wisata Bendungan Lahor objek vital yang sebenarnya bukanlah jalan umum. Seiring berjalannya waktu, jalan ini seolah-olah jadi jalan alternatif yang tidak sesuai peruntukannya. Karena itu, petugas memberlakukan sistem gate ini.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Untuk perekaman jumlah kendaraan yang keluar masuk Wisata Bendungan Lahor, penerapan gate pembayaran non tunai diberlakukan. Selain jumlah, juga bisa merekam jenis hingga identifikasi kendaraan yang melintas untuk sisi keamanan. Karena itu, setiap kendaraan yang melintas wajib bayar metode non tunai.

Dalam perkembangannya, Perum Jasa Tirta (PJT) I sebagai BUMN pengelola Bendungan Lahor akan membagi menjadi dua tahapan. Pertama, pembayaran non-tunai untuk kendaraan roda empat atau mobil mulai berlaku sejak 1 Juli 2025. Kedua, pembayaran non-tunai untuk kendaraan roda dua atau motor mulai berlaku sejak 5 Januari 2026.

”Khusus roda dua, kami baru sosialisasi. Pemberlakuannya mulai 5 Januari 2026,” ungkap Kepala Divisi Operasional Bisnis PJT I Inni Dian Rohani, Selasa (15/07/2025).

Dian mengatakan, pembayaran non tunai dilakukan di gerbang masuk Kawasan Wisata Bendungan Lahor yang sudah pakai pintu portal otomatis seperti gerbang tol. Menurut dia, mode non-tunai memudahkan pengendara membayar. Tentunya juga akan lebih efisien dibandingkan lewat pembayaran tunai.

Tarif Keluar Masuk Kawasan Bendungan

Untuk tarif kendaraan roda dua untuk masyarakat umum sebesar Rp1 ribu dan kendaraan roda empat atau mobil Rp3 ribu. Sedangkan warga sekitar Bendungan Lahor baik di wilayah Malang dan Blitar yang setiap hari melintas bisa berlangganan dengan tarif yang lebih terjangkau dengan kartu member.

“Tarif langganan pelajar pakai roda dua atau motor Rp5 ribu per bulan dan roda 2 umum Rp15 ribu per bulan. Untuk tarif langganan roda empat Rp50 ribu per bulan,” jelas Dian.

Sebelum penerapan gerbang dengan portal otomatis ini, pihaknya sudah sosialisasi dan uji coba.

“Artinya, pemberlakuan aturan ini tak mendadak. Sejak Desember 2024, kami sudah sosialisasi dan mulai uji coba. Namun, pemberlakuannya memang kami terapkan bertahap,” ungkapnya.

Dia menyarankan bagi pengendara yang memiliki kartu tol elektronik tak perlu membuat kartu lagi. Mereka bisa menggunakannya langsung. Namun bagi yang belum memiliki kartu, mereka bisa mengurus di kantor pelayanan di dekat Gerbang Bendungan Lahor.

“Kami berharap lewat sosialisasi dengan memasang baliho dan pengumuman melalui media sosial dan media online dapat menginformasikan bagi masyarakat yang akan melintas di bendungan atau mau berwisata,” jelasnya.

Sejumlah fasilitas di Bendungan Lahor terbilang lengkap untuk pengunjung. Mulai tempat bermain anak, sentra kuliner, gazebo, hingga wisata air pakai perahu yang cocok untuk liburan bersama keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Ulul Azmy

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniMalangRetribusi di Bendungan Lahor MalangWisata Bendungan Lahor Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
SDN di Tuban.

Sempat Ditutup, Dua SDN di Tuban Kembali Dibuka, Warga Senang Anak Tak Perlu Sekolah Terlalu Jauh

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID