• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Seorang pelajar SMKN 3 Kota Batu tampak histeris sesaat sebelum divaksinasi, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Seorang pelajar SMKN 3 Kota Batu tampak histeris sesaat sebelum divaksinasi, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Tawa dan Tangis Histeris Warnai Vaksinasi Pelajar SMKN 3 Kota Batu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Vaksinasi untuk pelajar resmi diberikan secara serentak di seluruh Jawa Timur, termasuk di Kota Batu. Di Kota Apel ini, vaksinasi juga dilakukan di SMKN 3 Kota Batu pada Rabu (04/08/2021).

Tawa dan tangis histeris mewarnai jalannya vaksinasi ini. Tapi, sejumlah siswa justru tampak berbahagia mengabadikan momen wajah histeris teman-temannya yang sempat grogi untuk disuntik.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Meski begitu, banyak dari siswa ini justru antusias mengikuti vaksinasi. Salah satunya siswi SMKN 3 Kota Batu, Fatimatul Wahidah, 17, yang berangkat dari rumah dengan perasaan takut. Namun, rasa takut itu sirna begitu jarum suntik masuk ke lengan kirinya.

Kepala Dinkes Kota Batu Kartika Trisulandari saat memberi sosialisasi vaksinasi kepada generasi muda di SMKN 3 Kota Batu, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Kepala Dinkes Kota Batu Kartika Trisulandari saat memberi sosialisasi vaksinasi kepada generasi muda di SMKN 3 Kota Batu, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

”Ternyata gak kerasa dan gak sesakit yang saya bayangin di rumah. Aslinya ya takut, tapi mau gak mau ya harus vaksin. Orang tua di rumah juga nyuruh ikut vaksinasi saja,” kata siswi jurusan PSPT ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total ada 1.000 pelajar yang ditarget menerima vaksin jenis sinovac dalam periode ini. Mengingat, kuota dosis vaksin yang diberikan Pemprov Jatim di Kota Batu hanya 1.000 dosis.

”Distribusi hari ini sementara hanya untuk anak SMK. Kami gelar selama 2 hari. Hari ini 500 dosis, besok 500 dosis. Selebihnya, untuk pelajar SMA, kami masih tunggu distribusi lanjutan,” kata Kepala Dinkes Kota Batu Kartika Trisulandari di sela-sela vaksinasi.

Vaksin untuk para siswa di SMKN 3 Kota Batu. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Vaksin untuk para siswa di SMKN 3 Kota Batu. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Sebelumya, vaksinasi untuk anak usia 12-18 tahun juga sudah digelar, termasuk untuk pelajar di panti maupun pondok pesantren. Meski tingkat penularan di kalangan remaja Kota Batu diklaim kecil, tapi vaksinasi tetap dinilai penting.

Mengingat mobilitas anak muda meski menjalani sekolah daring juga tetap ada. Di Kota Batu sendiri, penularan kerap terjadi di kalangan usia di atas 35 tahun. Diduga kuat karena mobilitas yang tinggi karena harus bekerja dan akhirnya terjadi klaster keluarga.

”Karena itu, vaksinasi anak juga tetap penting untuk melindungi orang yang lebih rentan di sekitarnya. Kalau anak muda kan masih usia produktif, jadi gak ada yang sebegitu parah,” ungkap dia.

Diharapkan dari sini, vaksinasi bisa terus berlanjut dan semakin mendekati target herd immunity (kekebalan massal). Dalam vaksinasi ini, khusus untuk pelajar putri juga diberikan vitamin.

Vitamin ini, dia mengatakan, sebagai intervensi menurunkan kasus stunting di Kota Batu. Jadi, tidak hanya ibu hamil dan calon pengantin saja yang diintervensi, tapi juga sejak remaja.

Seorang pelajar SMKN 3 Kota Batu tampak rileks saat divaksinasi, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Seorang pelajar SMKN 3 Kota Batu tampak rileks saat divaksinasi, Rabu (04/08/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

”Vitamin ini perlu karena remaja putri sudah usia dewasa dan matang (akil balig). Dengan vitamin ini diharapkan kualitas sel dalam tubuhnya saat menjadi ibu nanti jauh lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala SMKN 3 Kota Batu Joko Santoso mengaku lega akhirnya para pelajar bisa mendapatkan vaksin. Dia berharap dari sini bisa menjadi awal yang baik untuk kembali menjalani sekolah tatap muka.

”Dari total 1.020 siswa di sini, ada sekitar 400 siswa yang mendapat vaksin hari ini. Selebihnya nanti juga akan tetap dapat giliran. Alhamdulillah, respons siswa juga bagus. Semoga ikhtiar bersama memutus mata rantai penularan virus ini bisa terus berjalan lancar,” ucapnya.

Tags: Berita vaksinasi jurnalisKota BatuSMKN 3 Kota Batuvaksinasi COVID-19Vaksinasi pelajar
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Wakasatlantas Polresta Malang Kota Suwarno saat dikonfirmasi soal Kota Malang yang masuk zona merah, tak lagi masuk zona hitam, Rabu (04/08/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Mobilitas Warga Menurun, Kota Malang Kini Masuk Zona Merah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID