JEMBER, Tugujatim.id – Tembok Rumah Sakit Universitas Jember (Unej) yang berusia puluhan tahun roboh hingga menutup Jalan Slamet Riyadi Gang V Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Insiden di RS Unej ini terjadi pada Sabtu (4/1/2024), sekitar pukul 10.00 WIB.
Tembok pembatas RS Unej berusia lebih dari 47 tahun tersebut roboh dan membuat mobilitas warga yang berkendara terhenti beberapa jam sebelum dilakukan pembersihan jalan. Insiden robohnya tembok juga memicu perhatian warga lantaran jalan itu menjadi salah satunya akses menuju lokasi pemakaman di wilayah tersebut.
Baca Juga: Tertibkan Warung Kopi Cetol Gondanglegi Malang, Puluhan Perempuan Muda Diamankan
Diduga kuat, tembok RS Unej roboh karena tidak kuat menanggung beban tumpukan material pembangunan Rumah Sakit Unej yang hingga saat ini masing berlangsung. Di samping itu, kondisi tembok yang berusia tua juga menjadi salah satu faktor penyebab robohnya tembok ke jalan.
Seorang warga setempat bernama Abdul Hamid mengungkap, sebelum kejadian itu, dirinya sempat melihat secara langsung, kondisi tembok yang miring atau hampir roboh. Bahkan, pria berusia 43 tahun itu juga sempat melapor kepada petugas pembangunan Rumah Sakit Unej.
“Saya sudah lapor terkait kondisi tembok itu sebelumnya, tetapi tidak ada tindakan dari pihak terkait dan akhirnya tembok itu benar-benar roboh,” ujar Abdul Hamid saat ditemui Tugujatim.id pada Sabtu (04/01/2025).

Sebelumnya, Abdul Hamid melanjutkan, dia bersama warga setempat telah meminta agar tembok tua itu dibongkar untuk menghindari kejadian serupa. Mengingat, di beberapa sisi yang lain, juga pernah kejadian tembok roboh karena beban material yang terlalu berat. Kendati demikian, permintaan itu tidak ada tindak lanjut.
“Kami khawatir tembok itu akan roboh dan bisa saja menimbulkan korban. Untungnya kejadian ini tidak memakan korban jiwa,” terangnya.
Setidaknya, proses pembersihan puing-puing tembok roboh itu memakan waktu yang cukup lama hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Jalan yang sebelumnya tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor, sudah bisa digunakan.
“Alhamdulillah, permasalahan tembok yang roboh bisa teratasi dengan cepat dan warga bisa aktivitas lagi,” ujar Abdul Hamid.
Baca Juga: Harga Cabai Sret di Jember Meroket Bikin Warga Kaget, Petani Alami Gagal Panen
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Hubungan Masyarakat Unej Iim Fahmi Ilman menjelaskan terkait tembok milik RS Unej yang dibangun sekitar 1978 tersebut.
“Berdasarkan diskusi dengan warga sekitar, perwakilan dari Kelurahan Patrang dan Polsek Patrang, maka Unej bersama kontraktor segera membersihkan puing-puing pagar yang roboh agar akses warga bisa kembali lancar,” tertulis pesan Iim Fahmi Ilman saat dikonfirmasi Tugujatim.id melalui WhatsApp.
Pihaknya juga berkomitmen akan meruntuhkan sisa pagar yang hampir roboh untuk menjaga keamanan dan keselamatan warga setempat. Nantinya, juga termasuk perbaikan fasilitas umum yang terdampak insiden robohnya tembok RS Unej.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








