MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pegawai berstatus PPPK paruh waktu di Kabupaten Mojokerto masih didominasi tenaga teknis. Hal ini terlihat dari penyerahan petikan Keputusan Bupati Mojokerto tentang Pengangkatan 2.975 orang PPPK Paruh Waktu tahun 2025 di halaman kantor Pemkab Mojokerto, Senin (08/12/2025).
Informasi dari Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo menyebutkan bahwa pengangkatan ini mengacu pada beberapa regulasi, termasuk UU ASN 2023 dan KepmenPANRB Nomor 16 Tahun 2025.
Baca Juga: Bupati Tuban Serahkan 684 SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Evaluasi Rutin Tiap Tiga Bulan
“Penyerahan petikan keputusan ini juga untuk memberikan kepastian hukum terhadap status kepegawaian, titik awal dimulai hubungan perjanjian kerja, serta menjadi acuan bagi pegawai yang diangkat (PPPK paruh waktu) untuk bertugas sesuai dengan jabatan dan unit kerja,” urainya melalui keterangan resmi, Selasa (09/12/2025).
Amat menambahkan, 2.975 orang tersebut terdiri dari 598 guru, 485 tenaga kesehatan, dan 1.892 tenaga teknis. Selain itu, seluruh dokumen penting seperti perjanjian kerja, petikan keputusan, maupun SPMT telah ditandatangani secara elektronik sebagai bagian dari digitalisasi manajemen ASN.
“Setelah diserahkan petikan keputusan, semua PPPK paruh waktu tersebut bisa mengunduh dokumen melalui aplikasi Segaran menggunakan akun masing-masing,” lanjutnya.
Upaya Pemkab Selesaikan Pentaan Tenaga Non ASN
Terpisah, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, pengangkatan ribuan PPPK paruh waktu ini sebagai upaya strategis Pemkab Mojokerto untuk membereskan penataan tenaga non ASN.
”Ini menjadi solusi bagi pegawai non ASN yang tidak mendapatkan formasi dalam seleksi pengadaan PPPK tahun 2024 tahap I maupun tahap II,” urainya.
Bupati Albarraa menambahkan bahwa sebelumnya dari usulan sejumlah 2.982 formasi, terdapat 7 peserta yang mengundurkan diri dan meninggal, sehingga jumlah final yang diproses menjadi 2.975 orang.
“Seluruhnya mendapat persetujuan BKN tanpa kendala,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








