• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi vaksinasi. Penerima vaksin akan mendapatkan SMS secara serentak dari Kemenkes. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi vaksinasi. Penerima vaksin akan mendapatkan SMS secara serentak dari Kemenkes. (Foto: Pixabay)

Tensi Darah Tak Normal Tak Diperbolehkan Vaksinasi COVID-19? Apa Alasannya?

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Indonesia telah melakukan program vaksinasi nasional. Mulai dari pejabat pemerintahan hingga tenaga kesehatan. Namun, selain batasan usia, ada beberapa kriteria orang yang tak dianjurkan atau diperbolehkan melakukan vaksinasi. Yakni orang dengan komorbid atau penyakit penyerta, serta tekanan darah atau tensi tak normal.

Lalu kenapa hal tersebut tak diperbolehkan?

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

Kepala Puskesmas Kepanjen, dr Didik Sulistyanto menyampaikan alasan kenapa penerima vaksin Sinovac tidak tidak boleh memilih komorbid atau tensi darah tidak normal.

“Kenapa tensi itu harus normal, karena vaksinasi COVID-19 ini adalah vaksinasi yang baru dari penyakit yang juga baru. Sehingga semua orang pasti takut juga. Jadi, banyak orang yang sebelum vaksinasi sudah tegang,” terangnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Dikhawatirkan jika penerima vaksin sedang dalam kondisi tidak tenang, beresiko terjadi shock saat penyuntikan vaksin.

“Dikhawatirkan kalau dilakukan imunisasi dalam kondisi tegang, itu dikhawatirkan terjadi shock,” ungkapnya.

Selain itu, jika penerima vaksin memiliki komorbid, itu akan membahayakan keselamatannya. Pasalnya, Vaksin Sinovac dibuat dari COVID-19 yang dimatikan, sehingga memiliki resiko yang cukup besar bagi orang dengan komorbid.

“Kedua, selama ini orang-orang yang memiliki hipertensi sampai kencing manis itu komorbid yang kemudian hal yang sangat beresiko jika terkena COVID-19 kan. Padahal vaksin ini juga virus tapi virus yang sudah dimatikan, dikhawatirkan kalau ada hipertensi itu ada efek yang tidak baik,” bebernya.

Oleh karena itu, biasanya penerima vaksin akan ditunggu sampai tensi darahnya normal atau kencing manisnya terkontrol.

“Kemudian itu yang lebih baik kemudian ditunda sampai tensinya normal, atau kemudian kencing manisnya terkontrol,” tuturnya.

Didik mengungkapkan jika kejadian tensi darah meningkat saat akan divaksin sudah biasa terjadi sejak vaksinasi pertama di Puskesmas Kepanjen pada 01 Februari 2021 kemarin.

“Biasanya pengalaman di sini kalau semula tidak memiliki hipertensi, itu disuruh istirahat setengah sampai satu jam sudah turun. Atau datang keesokan harinya itu sudah normal. Apalagi sudah tahu teman-temannya sudah banyak yang diimunisasi atau divaksin, besoknya sudah tenang dan tensinya sudah normal,” tegasnya.

Namun, tentu hal ini tidak berlaku bagi orang yang sejak awal sudah memiliki penyakit hipertensi. Sehingga tidak diperbolehkan disuntik Vaksin Sinovac.

“Kecuali kalau semula sudah memiliki hipertensi, itu tidak bisa buat istirahat atau tidur tetap aja tinggi,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: corona viruscovid-19kesehatanKota MalangMalangvaksinvaksinasivirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Ilustrasi kudeta. (Foto: Pixabay)

Kudeta dari Luar? Seuntai Saran untuk AHY

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID