SURABAYA, Tugujatim.id – Menanggapi perkembangan penjagaan di perbatasan Surabaya-Madura, khususnya di Jembatan Suramadu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita menegaskan bahwa per hari ini (11/06/2021) sudah ada 15.524 orang telah diswab, di mana total 446 orang dinyatakan positif Covid-19.
“Sudah diswab 15.524 orang. Positif antigen 316 orang. PCR positif 130 orang. Ini ke RS lapangan. Ada beberapa yang di RS lain juga. Untuk 130 ini keluar dari RS Asrama Haji,” jelasnya, Jumat (11/06/2021).
Selain itu, jelas Febria, ada beberapa situasi saat pengendara di perbatasan Surabaya-Madura mengalami peningkatan jumlah saat malam hari. Padahal di jam 01.00-03.00 masih ketat dijaga di kawasan Surabaya-Madura.
“Nah lucunya, kemarin mereka mau masuk jam 01.00 Karena sepi nggak ada yang lewat. Sekarang mereka datang jam 01.00 ke atas. Padahal kita masih di situ sampai jam 03.00 pagi rame,” terangnya.
Febria mengatakan perlu adanya perubahan taktik penjagaan agar pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu dapat diminimalisir. Dia menyebut, penjagaan di jam 24.00-06.00 harus diperbanyak.
“Taktik ini harus diubah. Jam 24.00 sampai jam 06.00 pagi harus lebih banyak. Karena mungkin lolos ya. Nanti jam-jam itu sudah. Diketatkan paginya, makanya kemarin jam 24.00-03.00 itu udah ada 500 kendaraan,” bebernya.
“Dari pagi sampai siang sekitar 2.000 kendaraan. Sehari sekitar 4.000-6.000 kendaraan. Per 1 shift itu biasanya ada 100 kendaraan,” sambungnya.
Dalam data yang diperoleh, Febria menegaskan bahwa sebagian besar pengendara yang terkena penyekatan dan tes swab di kawasan Surabaya-Madura, khususnya Jembatan Suramadu, ber-KTP luar Kota Surabaya.
“KTP orang seberang semua (luar Kota Surabaya, red). Untuk 130 orang sampai jam 03.00 pagi. Barusan keluar 25 orang. Update lagi jam 12.00. Tapi ini masih nanti lagi. Jam 12.00 update lagi,” pungkasnya.