MALANG, Tugujatim.id – Dari 13 peserta vaksinasi pada pagi hari ini (30/01/2021) di Pendopo Baru Kepanjen, Kabupaten Malang, terdapat 5 peserta yang gagal mendapatkan vaksin Sinovac. Penyebab kegagalan ini karena mereka dalam kondisi tidak fit, mulai dari tensi darah tinggi hingga tekanan darah naik.
Kelima tokoh tersebut di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. Kepala Staf Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Mayor Arh Joko Istianto; Wakapolres Malang, Kompol Toni Kasmiri; Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, dan Perwakilan Pemain Arema FC, Dedik Setiawan.
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan jika dirinya mengalami penurunan tekanan darah.
“Setelah menjalani screening, ternyata tekanan darah saya menurun karena saya yang bertanggung jawab dalam kegiatan hari ini. Jadi, mungkin butuh waktu istirahat sampai tekanan darah saya normal,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya ini mengatakan jika hari ini tidak memungkinkan. Bisa jadi jadwal vaksinasinya akan mundur esok hari.
“Kalau hari ini sempat ya langsung, tapi kalau tidak ya besok mungkin di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Tapi saya belum mendapatkan informasi untuk jamnya,” tukasnya.
Namun, Untuk Kepala Kejaksaan Kabupaten Malang dan Kadinkes Kabupaten Malang akhirnya lolos untuk divaksin setelah tekanan darah keduanya kembali normal usai beristirahat beberapa jam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menyampaikan puji syukur.
“Syukur alhamdulillah akhir tahun 2020 vaksin COVID-19 dengan tingkat efikasi di atas 90 persen berhasil di buat,” ucapnya
“Ini merupakan berita baik bagi kita semua, bahkan tidak hanya satu jenis vaksin yang berhasil diproduksi, tetapi ada berbagai alternatif vaksin dengan tingkat efikasi diatas 60 persen,” sambungnya.
Ia menegaskan ini adalah harapan baru ditengah sulitnya kehidupan di tengah pandemi COVID-19.
“Dengan telah ditemukannya vaksin COVID-19 ini, menjadi harapan baru bagi kita semua untuk dapat menekan penyebaran COVID-19,” pungkasnya. (rap/gg)